Waduk Darma Kian Tertutup Eceng Gondok, Kuningan Bergerak Cepat Bersama Warga

Waduk Darma di Kabupaten Kuningan kini masuk prioritas penanganan karena eceng gondok kian meluas dan mulai menekan fungsi waduk. Pemerintah daerah menilai kondisi ini juga berisiko mengganggu daya tarik salah satu kawasan wisata unggulan Kuningan.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan langkah cepat harus diambil karena pertumbuhan gulma air itu terus melebar dalam beberapa waktu terakhir. Hasil pemantauan menunjukkan sekitar enam hektare dari total luas waduk yang mencapai lebih dari 240 hektare sudah tertutup eceng gondok.

Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan karena Waduk Darma bukan hanya ruang wisata, tetapi juga sumber daya air yang penting. Saat gulma air menyebar, kenyamanan pengunjung ikut tertekan dan fungsi waduk sebagai penopang kebutuhan air bisa terganggu.

Penanganan tak cukup dengan cara manual

Pemkab Kuningan melihat penanganan manual tidak akan mudah dilakukan karena sebaran eceng gondok sudah cukup luas. Laju pertumbuhannya juga cepat sehingga tanaman ini dapat menjalar ke area yang lebih besar dalam waktu singkat.

Selama ini pembersihan sudah dilakukan oleh masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah daerah. Namun, upaya itu belum mampu mengimbangi perkembangan eceng gondok di perairan waduk.

Untuk itu, Pemkab Kuningan akan mempercepat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PSDA, dan BBWS. Dukungan lintas instansi dibutuhkan untuk menentukan metode penanganan yang lebih efektif sekaligus menyediakan peralatan yang diperlukan.

Dian menekankan bahwa persoalan ini harus diselesaikan secara terkoordinasi dan komprehensif. Pemerintah daerah ingin penanganan berjalan berkelanjutan, bukan berhenti pada pembersihan sesaat.

Warga dan komunitas ikut digerakkan

Selain instansi teknis, Pemkab Kuningan juga akan melibatkan komunitas lingkungan dan kelompok masyarakat yang selama ini aktif menjaga Waduk Darma. Salah satu kelompok yang akan kembali dilibatkan adalah Gerakan Sapu Bersih Eceng Gondok atau Garpu Sendok bersama unsur masyarakat lainnya.

Keterlibatan warga dinilai penting agar penanganan di lapangan lebih cepat dan lebih luas. Pemerintah daerah berharap kolaborasi itu bisa menjaga Waduk Darma tetap berfungsi optimal sekaligus tetap menarik bagi wisatawan.

Aksi penanganan eceng gondok dijadwalkan mulai dilaksanakan pada akhir pekan ini. Pemerintah, warga, dan komunitas lingkungan akan digerakkan bersama untuk meredam penyebaran gulma air sebelum menutup area waduk yang lebih besar.

Source: jabar.antaranews.com

Baca Juga

Back to top button