PHD Edu Farm Trenggalek Tawarkan Nuansa Jawa-Bali untuk Rehat dan Foto Keluarga

Suasana Jawa dan Bali hadir berdampingan di PHD Edu Farm, sebuah kawasan rekreasi hijau di Kabupaten Trenggalek. Gapura bergaya Bali, bangunan joglo, kebun, dan pepohonan rindang menjadi daya tarik utama bagi keluarga yang ingin melepas penat.

Tempat ini menawarkan pilihan singkat untuk menikmati kesan pedesaan tanpa perlu menempuh perjalanan jauh. Pengunjung dapat memadukan waktu santai, kegiatan edukasi anak, serta dokumentasi keluarga dalam satu kawasan.

Lokasi Dekat dari Pusat Kota

PHD Edu Farm berada di Jalan Raya Kedunglurah, Desa Kedunglurah, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Lokasinya dapat dijangkau menggunakan kendaraan dari pusat Kota Trenggalek dalam waktu sekitar 10 hingga 15 menit.

Akses yang relatif dekat menjadi nilai pendukung bagi warga maupun wisatawan yang memiliki waktu kunjungan terbatas. Kawasan ini bisa menjadi pilihan ketika ingin mencari suasana terbuka di luar keramaian perkotaan.

Begitu memasuki area wisata, pengunjung akan disambut lanskap yang didominasi warna hijau. Udara segar dan pepohonan di sekitar kawasan memberi kesan teduh, terutama saat cuaca sedang terik.

Gapura Bali dan Joglo dalam Satu Lanskap

Karakter paling menonjol dari PHD Edu Farm terletak pada perpaduan elemen arsitektur tradisional Jawa dan Bali. Gapura bernuansa Bali memberi kesan khas di area masuk, sementara joglo memperkuat suasana Jawa yang hangat.

Kedua unsur tersebut tidak berdiri terpisah dari lingkungan kebun di sekitarnya. Bangunan, taman, jalan setapak, serta tanaman hijau dirancang membentuk ruang rekreasi dengan nuansa alami.

Menurut Style Tribunnews, konsep kawasan ini tidak hanya mengedepankan rekreasi keluarga. PHD Edu Farm juga mengajak pengunjung menikmati atmosfer pedesaan melalui kebun dan elemen tradisional yang mengelilinginya.

Perpaduan tersebut membuat suasana di kawasan ini terasa berbeda dari tempat bersantai di area perkotaan. Pengunjung dapat berjalan perlahan menyusuri bagian-bagian taman tanpa harus terburu-buru.

Pilihan Latar Foto Keluarga

Beragam sudut di PHD Edu Farm dapat dimanfaatkan sebagai latar dokumentasi keluarga. Area taman, bangunan tradisional, dan jalan setapak yang diapit tanaman menawarkan karakter visual yang berbeda.

Gapura Bali dapat memberi latar dengan kesan khas sejak awal kunjungan. Di bagian lain, joglo dan pepohonan menghadirkan nuansa yang lebih hangat untuk foto bersama kerabat.

Jalan setapak di tengah area hijau juga menjadi salah satu bagian yang menarik untuk diabadikan. Pengunjung dapat memilih sudut foto sesuai kebutuhan, baik untuk foto keluarga, prewedding, maupun konten media sosial.

Keberadaan banyak latar visual membuat kegiatan berfoto tidak harus terpisah dari agenda bersantai. Setelah mengambil gambar, pengunjung tetap dapat menikmati suasana kebun dan ruang terbuka yang tersedia di kawasan tersebut.

Belajar Mengenal Lingkungan Pedesaan

Sesuai konsep edu farm, kawasan ini menggabungkan rekreasi dengan pengenalan terhadap lingkungan pedesaan. Anak-anak dapat bermain sambil melihat tanaman dan mengenal gambaran aktivitas pertanian di tengah suasana kebun.

Pengalaman ini memberi alternatif kegiatan keluarga yang tidak hanya berpusat pada ruang bermain. Anak-anak dapat berinteraksi dengan lingkungan hijau, sedangkan orang dewasa memiliki waktu untuk menikmati suasana yang lebih tenang.

Kegiatan mengenal tanaman menjadi bagian dari daya tarik yang membedakan tempat ini. Konsep tersebut membuat kunjungan dapat terasa lebih bermakna karena rekreasi berjalan bersama pengenalan lingkungan sekitar.

Area PHD Edu Farm tidak hanya ditujukan untuk anak-anak. Pengunjung dewasa juga dapat memanfaatkannya untuk berjalan santai, menikmati udara terbuka, atau beristirahat di tengah lanskap hijau.

Alternatif Rekreasi Singkat di Trenggalek

Perpaduan kebun, arsitektur tradisional, dan ruang foto menjadikan PHD Edu Farm sebagai alternatif rekreasi keluarga di Trenggalek. Konsepnya cocok bagi pengunjung yang mencari tempat untuk sejenak menjauh dari rutinitas harian.

Dengan jarak tempuh yang singkat dari pusat kota, kunjungan ke kawasan ini dapat dilakukan tanpa perjalanan panjang. Nuansa Jawa-Bali yang menyatu dengan pepohonan menjadi alasan utama tempat ini menarik untuk waktu santai bersama keluarga.

Source: style.tribunnews.com
Terkait