Di tengah jadwal sekolah dan pekerjaan yang padat, Quinn Salman tetap menyisihkan waktu untuk bermain bersama keluarga. Kebiasaan sederhana itu ia jaga bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai cara menjaga kedekatan dan keseimbangan aktivitas di rumah.
Bagi Quinn, tanggung jawab belajar tetap harus dijalani. Namun, ia menilai quality time bersama keluarga sama pentingnya, terutama lewat momen bermain yang terasa ringan dan hangat.
Main Bersama Keluarga Sudah Jadi Rutinitas
Quinn menyebut kebiasaan ini sudah ia bangun sejak kecil. Ia biasanya menyediakan waktu khusus setidaknya seminggu sekali untuk berkumpul dan melakukan aktivitas menyenangkan bersama orang tua.
Aktivitas yang dipilih pun tidak rumit. Quinn kerap bermain Lego Bricks atau pergi ke mal bersama keluarga sebagai bentuk kebersamaan yang tetap santai.
Kenapa Momen Bermain Dinilai Penting
Psikolog keluarga Pritta Tyas menjelaskan bahwa bermain langsung bersama orang tua memberi sejumlah manfaat emosional bagi anak. Mengacu pada studi Harvard yang ia sebut, salah satu manfaat utamanya adalah membangun koneksi yang lebih kuat antara anak dan orang tua.
Saat bermain, keduanya saling terlibat, saling merespons, dan bekerja sama dalam satu kegiatan. Situasi seperti ini membuat interaksi terasa lebih hidup dan dekat.
Memberi Ruang untuk Emosi dan Apresiasi
Manfaat berikutnya adalah memberi ruang bagi anak untuk menyampaikan perasaan. Dalam suasana yang santai, anak biasanya lebih mudah membuka diri dan berbicara soal hal yang dirasakan.
Pritta menilai kondisi itu membantu mengurangi jarak emosional antara anak dan orang tua. Komunikasi pun tidak hanya terjadi dalam suasana serius, tetapi juga lewat momen yang menyenangkan.
Bermain bersama juga membuat apresiasi terasa lebih natural. Pujian dan afirmasi positif bisa disampaikan dengan lebih hangat, sehingga anak lebih mudah menangkap dukungan dari orang tuanya.
LEGO Playground Dorong Interaksi Positif
Di tengah dorongan untuk memperkuat interaksi keluarga, LEGO menghadirkan kampanye LEGO Playground “Main dan Jadi Hebat”. Program ini melibatkan sejumlah LEGO Play Champions, termasuk Quinn Salman, untuk mewakili keterampilan seperti pemecahan masalah, berpikir kreatif, dan ketangguhan.
Aktivasi LEGO Playground digelar di Main Atrium East Mall Level 1, Grand Indonesia, mulai 4 Juni hingga 19 Juli 2026. Keluarga yang datang bisa mencoba aktivitas interaktif seperti Brick Carousel, Brick Mix, Hop & Build, Brick Seek, dan Tower of Play.
Rangkaian permainan itu dirancang agar orang tua dan anak bisa bermain bersama dalam suasana yang aktif dan kolaboratif. Kehadiran Quinn menunjukkan bahwa waktu bermain bersama keluarga tetap bisa menjadi prioritas, bahkan saat agenda harian sedang padat.
Kebiasaan seperti bermain Lego atau pergi bersama ke mal dapat menjadi cara menjaga kedekatan dan membuka komunikasi. Di sisi lain, momen itu juga memberi ruang hangat yang dibutuhkan anak maupun orang tua.
