Penyidikan dugaan penipuan umrah oleh Hanania Travel masih berjalan di Polda Metro Jaya. Kasus ini terus melebar karena penyidik kini memeriksa korban, saksi, dan sejumlah pesohor yang disebut menerima fasilitas umrah gratis.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 122 korban dari total 337 jemaah yang disebut terdampak. Keterangan para korban dipakai untuk menelusuri pola dugaan penipuan dan alur keberangkatan yang dijanjikan biro perjalanan tersebut.
Pemeriksaan Korban dan Pesohor Masih Berlanjut
Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengatakan pemeriksaan dilakukan bertahap sejak Senin hingga Kamis. Langkah itu ditempuh untuk mendalami rangkaian peristiwa dan menguatkan pembuktian dalam perkara yang menjerat Hanania Travel.
Selain korban, penyidik juga memanggil sejumlah selebgram dan artis yang diduga terkait dengan promosi konten di media sosial. Nama-nama yang diperiksa antara lain Keanu Agl, Anwar BAB, Thariq Halilintar, Aaliyah Massaid, Paula Verhoeven, dan Praz Teguh.
Dari pemeriksaan tersebut, beberapa pesohor menyampaikan kepada penyidik bahwa fasilitas umrah itu diberikan oleh Hanania Travel. Mereka juga menjelaskan bahwa unggahan perjalanan dilakukan sebagai bentuk promosi atau exposure.
Anwar BAB Kembalikan Uang Saku Rp30 Juta
Di tengah pemeriksaan itu, Anwar BAB atau Anwar Sanjaya menyerahkan kembali uang saku sebesar Rp30 juta kepada penyidik. Uang tersebut kemudian akan dijadikan barang bukti dalam proses penyidikan kasus dugaan penipuan umrah ini.
Pengembalian uang saku itu menjadi bagian dari upaya kepolisian menelusuri aliran dana dan keterkaitan fasilitas yang diterima para pihak yang dipanggil. Penyidik juga masih mendalami sejauh mana peran masing-masing saksi pesohor dalam rangkaian promosi yang dikaitkan dengan perjalanan umrah gratis.
Pemilik Hanania Travel Sudah Ditahan
Pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan Rachman, sudah diamankan Polda Metro Jaya dan berstatus tersangka. Penahanan dilakukan agar penyidik lebih leluasa memeriksa fakta dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan dalam perkara tersebut.
Polisi memastikan pemeriksaan terhadap para influencer belum berhenti. Sejumlah nama lain dijadwalkan kembali dipanggil, termasuk RD, CN, SG, DA, dan AJ, sebagai bagian dari pendalaman kasus yang melibatkan ratusan jemaah itu.
