Mitsubishi Xforce HEV hadir sebagai varian paling mahal dalam lini Xforce di Indonesia dengan banderol Rp445 juta. SUV hybrid lima penumpang ini mengandalkan tujuh mode berkendara untuk memberi pilihan penggunaan yang lebih luas di berbagai kondisi jalan.
Harga Rp445 juta tersebut merupakan penawaran spesial dalam periode terbatas, bukan harga yang disebut berlaku tanpa batas waktu. Konsumen yang mempertimbangkan peralihan dari SUV bensin ke model hybrid perlu mencermati masa penawaran awal yang telah ditetapkan Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia atau MMKSI.
Menambah Pilihan di Keluarga Xforce
MMKSI resmi meluncurkan Mitsubishi Xforce HEV di Indonesia sebagai tambahan pilihan elektrifikasi pada segmen SUV kompak. Model ini tetap melengkapi Xforce bermesin konvensional yang masih dipasarkan untuk pelanggan yang belum ingin memilih varian hybrid.
Presiden MMKSI Atsushi Kurita mengatakan kehadiran Xforce HEV ditujukan untuk memperluas pilihan pelanggan. “Dengan pilihan yang semakin lengkap pelanggan kini memiliki lebih banyak opsi yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup,” kata Kurita di Jakarta, Kamis (16/7).
Dengan susunan harga yang diumumkan, Xforce HEV berada di atas dua varian bensin yang telah tersedia. Perbedaan banderol itu menempatkan versi hybrid sebagai opsi tertinggi bagi konsumen yang mengincar keluarga Mitsubishi Xforce.
| Model | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Mitsubishi Xforce Ultimate | Rp399 juta | Mesin konvensional |
| Mitsubishi Xforce Exceed | Rp388 juta | Mesin konvensional |
| Mitsubishi Xforce HEV | Rp445 juta | Hybrid, harga spesial terbatas |
7 Mode untuk Berbagai Kondisi Jalan
Pembeda utama Xforce HEV terletak pada tujuh mode berkendara yang dibawanya. Pilihannya mencakup Normal, Charge, EV, Wet, Gravel, Tarmac, dan Mud.
Mode Normal disediakan sebagai salah satu pilihan berkendara, sementara Charge dan EV menjadi bagian dari pengaturan yang terkait sistem hybrid. Khusus mode EV, pengendara dapat merasakan sensasi berkendara seperti mobil listrik berbasis baterai secara penuh.
Empat mode lain menyesuaikan kebutuhan penggunaan pada kondisi permukaan jalan yang berbeda. Wet, Gravel, Tarmac, dan Mud memperluas pilihan pengaturan ketika mobil digunakan dari perjalanan harian hingga medan yang lebih menantang.
Kehadiran tujuh mode ini menjadi penawaran penting karena memberi fleksibilitas kepada pengguna tanpa mengubah karakter Xforce sebagai SUV lima penumpang. MMKSI menempatkan aspek tersebut sebagai salah satu nilai jual utama varian hybrid dibandingkan pilihan bensin di keluarga yang sama.
Tampilan Tetap Familiar dengan Sentuhan Baru
Dari sisi eksterior, desain Xforce HEV tidak berubah jauh dibandingkan model bermesin bensin yang sudah lebih dahulu dijual di Indonesia. Penanda paling mudah dikenali berada pada emblem HEV di bagian belakang kendaraan.
MMKSI juga membekali varian ini dengan pelek 18 inci berdesain baru dalam kombinasi dua warna. Sentuhan tersebut ditujukan untuk memberi tampilan yang lebih sporty pada model hybrid ini.
Jarak terendah ke tanah Xforce HEV tercatat 183 mm. Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan versi bensin, sementara sumber informasi peluncuran tidak merinci selisih ukurannya.
Periode Harga Spesial hingga 28 Juli
Direktur Marketing MMKSI Irwan Kuncoro menjelaskan harga Rp445 juta berlaku mulai Kamis (16/7) hingga 28 Juli. Pelanggan yang melakukan pembelian dalam periode itu juga disebut akan memperoleh aksesori khusus.
Penawaran awal ini membuat waktu pembelian menjadi faktor yang perlu diperhatikan calon konsumen Xforce HEV. Setelah periode tersebut, MMKSI belum menjelaskan dalam informasi peluncuran ini mengenai banderol yang akan berlaku berikutnya.
Hadirnya jalur bensin dan hybrid membuat pilihan Xforce di Indonesia kini lebih beragam. Bagi pembeli yang mengejar varian elektrifikasi, Xforce HEV menawarkan posisi tertinggi di lini ini dengan harga khusus serta pilihan mode berkendara yang lebih banyak.
Source: www.cnnindonesia.com






