Ekspor Jawa Timur Naik Di Awal 2026, Nonmigas Jadi Penopang Utama

Ekspor Jawa Timur membuka awal 2026 dengan sinyal positif. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur mencatat nilainya mencapai 8,52 miliar dolar AS pada Januari-April 2026, naik 2,57 persen dibandingkan periode yang sama 2025 yang sebesar 8,31 miliar dolar AS.

Pendorong utama kenaikan itu datang dari sektor nonmigas. Ekspor nonmigas pada periode yang sama tercatat naik 3,45 persen dibandingkan Januari-April tahun sebelumnya, sehingga menjadi penopang terbesar bagi kinerja ekspor daerah.

Nonmigas jadi tumpuan utama

Kenaikan ekspor nonmigas memberi gambaran bahwa perdagangan luar negeri Jawa Timur tetap bergerak positif di awal tahun. Angka itu juga menegaskan bahwa sektor di luar migas masih menjadi motor penting dalam menjaga laju ekspor provinsi ini.

BPS Jawa Timur merangkum capaian tersebut sebagai pertumbuhan nilai ekspor dalam empat bulan pertama 2026. Dengan nilai 8,52 miliar dolar AS, posisi itu berada di atas capaian periode yang sama pada 2025.

Arus logistik tetap bergerak

Di lapangan, aktivitas di PT Terminal Petikemas Surabaya memperlihatkan rantai distribusi barang ekspor yang terus berjalan. Penumpukan peti kemas, pergerakan truk pengangkut, dan operasi pengangkatan peti kemas ke trailer menjadi bagian dari arus logistik yang menopang pengiriman barang keluar daerah.

Kondisi itu menunjukkan bahwa capaian ekspor tidak hanya tercermin pada angka statistik. Aktivitas pelabuhan dan terminal peti kemas juga menjadi indikator penting dari lancarnya distribusi barang ekspor Jawa Timur.

Makna bagi perdagangan daerah

Kenaikan nilai ekspor ini memberi sinyal daya tahan sektor perdagangan Jawa Timur. Di tengah dinamika perdagangan luar negeri, pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa basis ekspor daerah masih mampu menjaga kinerja positif.

Peran nonmigas yang menguat juga menjadi catatan penting bagi struktur ekspor Jawa Timur. Ketika sektor ini tumbuh lebih cepat, kontribusinya semakin besar dalam menopang total ekspor provinsi sepanjang awal 2026.

Gambaran awal tahun yang solid

Capaian Januari-April 2026 memberi titik awal yang kuat bagi perdagangan luar negeri Jawa Timur. Perbedaan nilai yang meningkat dari 8,31 miliar dolar AS menjadi 8,52 miliar dolar AS memperlihatkan adanya kenaikan yang terukur dalam empat bulan pertama.

Dengan dukungan nonmigas dan lancarnya arus logistik di terminal peti kemas Surabaya, kinerja ekspor Jawa Timur memasuki 2026 dengan arah yang tetap positif. Data BPS Jawa Timur menunjukkan bahwa sektor ini masih memiliki ruang untuk menjaga momentum pertumbuhan di bulan-bulan berikutnya.

Source: jatim.antaranews.com

Baca Juga

Back to top button