
Pekan Olahraga Polda Jatim yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dibuka dengan penekanan yang tegas: sportivitas harus berada di atas ambisi meraih kemenangan. Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menyampaikan bahwa ajang ini tidak boleh dipandang semata sebagai perebutan gelar juara.
Menurut Nanang, olahraga di lingkungan Polri punya fungsi yang lebih luas dari sekadar pertandingan. Kegiatan ini harus menjadi ruang untuk menjaga kebugaran, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat positif di antara personel.
Sportivitas jadi ukuran utama
Nanang meminta seluruh peserta menjunjung tinggi fair play selama laga berlangsung. Ia menilai kemenangan memang penting, tetapi kebersamaan, kekeluargaan, dan soliditas jauh lebih utama dalam kegiatan seperti ini.
Ia juga mendorong peserta untuk terus mengobarkan semangat “Jogo Jatim” dan memperlihatkan kompetisi yang sehat di setiap cabang yang dipertandingkan. Dengan begitu, pekan olahraga tidak berhenti sebagai agenda internal, tetapi ikut membangun budaya positif di tubuh kepolisian.
Kegiatan ini melibatkan personel dari jajaran Polda Jatim dan kewilayahan. Pelaksanaannya berlangsung hingga 30 Juni 2026.
Lebih dari sekadar pertandingan
Kapolda Jatim menilai olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental anggota Polri. Kondisi itu pada akhirnya ikut mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, suasana kompetisi diminta tetap kondusif dan sehat dari awal hingga akhir. Nanang berharap energi positif dari ajang ini bisa terbawa kembali ke lingkungan kerja setelah pertandingan selesai.
Ajang pembinaan dan pencarian bibit atlet
Di luar semangat kebersamaan, pekan olahraga ini juga dipandang sebagai sarana pembinaan. Nanang menyebut ajang tersebut dapat menjadi kesempatan untuk mencari bibit atlet berbakat dari berbagai cabang olahraga.
Potensi para peserta dinilai bisa berkembang lebih jauh dan memberi nilai tambah bagi institusi. Hal ini membuat kompetisi internal tersebut memiliki fungsi yang lebih strategis dibanding sekadar perebutan podium.
Nanang juga menyinggung manfaat kegiatan ini bagi hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Karena itu, ia ingin seluruh rangkaian pertandingan berjalan tertib, sehat, dan memberi dampak positif bagi semangat kerja peserta.
Di tengah sorotan pada hasil pertandingan, pesan utama Kapolda Jatim justru menempatkan nilai kebersamaan sebagai fondasi. Pekan Olahraga Polda Jatim diarahkan menjadi ruang pembinaan, penguatan soliditas, dan penegasan bahwa prestasi tetap harus berjalan seiring dengan etika dan sportivitas.
Source: www.detik.com




