Balikpapan Siapkan Rp30 Miliar, Seragam Gratis Siswa Baru Ditargetkan Jadi 5 Stel

Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk memperkuat program seragam sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027. Kenaikan anggaran sekitar 10% itu membuka peluang bantuan bagi peserta didik baru bertambah dari tiga menjadi lima stel.

Rencana ini penting bagi keluarga yang menghadapi pengeluaran besar saat tahun ajaran baru dimulai. Tambahan seragam diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar siswa sekaligus mengurangi beban belanja orang tua.

Target Lima Stel Masih Bergantung Fiskal Daerah

Saat ini, Pemkot Balikpapan memberikan tiga stel seragam gratis untuk setiap peserta didik baru. Pemerintah kota ingin menaikkan jumlah tersebut menjadi lima stel apabila kemampuan keuangan daerah memungkinkan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan target lima pasang seragam belum dapat diwujudkan sepenuhnya karena menyesuaikan kapasitas anggaran. Pernyataan itu ia sampaikan saat penyerahan simbolis seragam di SDN 009 Balikpapan Utara.

“Sebenarnya yang kita inginkan ada lima pasang seragam. Saat ini baru bisa tiga pasang sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujar Rahmad.

Komponen ProgramKondisi Saat IniRencana 2026/2027
Bantuan untuk peserta didik baru3 stel seragam gratisDitargetkan menjadi 5 stel
Alokasi anggaranDasar peningkatan programSekitar Rp30 miliar
Perubahan anggaranNaik sekitar 10%

Penambahan dua stel seragam dipandang bukan sekadar penambahan perlengkapan sekolah. Kebijakan tersebut ditujukan agar kebutuhan pakaian siswa selama menjalani pendidikan dapat lebih memadai.

Program seragam sekolah gratis juga diarahkan untuk menekan pengeluaran keluarga pada awal tahun ajaran. Pada masa itu, orang tua biasanya perlu menyiapkan berbagai kebutuhan pendidikan anak, termasuk pakaian seragam.

Bantuan Ditujukan untuk Semua Peserta Didik Baru

Rahmad menegaskan bantuan seragam ditujukan bagi seluruh peserta didik baru tanpa membedakan keadaan ekonomi keluarga. Menurutnya, hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak berlaku bagi keluarga mampu maupun keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Pemerintah kota menempatkan dukungan terhadap kebutuhan sekolah sebagai bagian dari pelayanan publik. Program ini disebut sebagai bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memperkuat akses pendidikan bagi anak-anak di Balikpapan.

Seragam gratis menjadi salah satu dukungan yang langsung dirasakan saat siswa memasuki jenjang pendidikan baru. Dengan cakupan bantuan yang lebih besar, keluarga diharapkan memiliki pengeluaran awal sekolah yang lebih ringan.

Pendidikan dan Kesehatan Tetap Menjadi Prioritas

Selain pendidikan, sektor kesehatan akan tetap menjadi prioritas dalam kebijakan anggaran daerah Balikpapan. Kedua bidang tersebut dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang luas bagi warga.

“Pemerintah akan terus memprioritaskan anggaran pada sektor yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama pendidikan dan kesehatan,” kata Rahmad. Ia berharap kapasitas fiskal kota terus membaik sehingga cakupan pelayanan publik dapat diperluas.

Media Indonesia melaporkan rencana peningkatan anggaran itu dalam pemberitaan penyerahan simbolis bantuan seragam kepada peserta didik baru. Jika kemampuan keuangan daerah meningkat, target lima stel seragam gratis diharapkan dapat diwujudkan untuk seluruh peserta didik baru.

Perluasan bantuan tersebut akan berjalan seiring penguatan anggaran pendidikan dan kesehatan di Balikpapan. Untuk saat ini, bantuan tiga stel seragam tetap menjadi dukungan yang diberikan pemerintah kota kepada peserta didik baru.

Source: mediaindonesia.com
Terkait