Audiotech Siapkan US$ 30 Juta untuk RI, Lampu Aftermarket Mulai di Bawah Rp 1 Juta

Pilihan lampu aftermarket dengan harga mulai di bawah Rp 1 juta menjadi salah satu fokus Audiotech Asia Pasifik di Indonesia. Produk pencahayaan tersebut dipasarkan hingga kisaran Rp 1,5 juta dan disertai garansi sampai dua tahun setelah pembelian.

Di balik penawaran tersebut, perusahaan menyiapkan investasi sekitar US$ 30 juta selama tiga tahun untuk memperkuat bisnis aftermarket otomotif nasional. Dana itu dialokasikan bagi riset dan pengembangan produk, peningkatan produksi dalam negeri, serta digitalisasi proses bisnis.

Indonesia Jadi Pasar Strategis

Business Director Audiotech Asia Pasifik, Arman Soebroto, menyebut Indonesia sebagai pasar strategis bagi perusahaan yang berbasis di Guangzhou, China. Strategi perusahaan diarahkan pada produk yang menyesuaikan kebutuhan konsumen, karakter kendaraan, dan regulasi di dalam negeri.

Penyesuaian tersebut terutama menyangkut sistem pencahayaan untuk kendaraan berkemudi kanan atau Right Hand Drive (RHD). Standar lampu tiap negara berbeda, sehingga spesifikasi produk tidak dapat disamakan untuk seluruh pasar.

Beritasatu melaporkan Audiotech menerapkan teknologi blue lens pada produk lampunya untuk pasar Indonesia. Arman mengatakan, “Semua brand harus menyesuaikan aturan di masing-masing negara. Untuk lampu kami menggunakan teknologi blue lens yang dirancang sesuai kebutuhan pasar Indonesia.”

Selain aspek teknis, perusahaan melihat selera konsumen lokal cenderung mengarah pada desain lampu yang sederhana atau datar. Bentuk tersebut dinilai lebih mudah dipasang dan disetel pada kendaraan pengguna.

Portofolio Lampu yang Disiapkan

Ekspansi Audiotech Asia Pasifik mencakup sejumlah kategori pencahayaan, bukan hanya lampu utama kendaraan. Portofolionya meliputi head lamp, fog lamp, grille light, serta lampu rem, kabin, dan sein.

Kategori ProdukPilihan yang Disebutkan
Head lamp6 hingga 8 tipe
Fog lamp7 tipe
Grille light4 tipe
Lampu pendukungLampu rem, kabin, sein, dan produk pencahayaan lain

Di luar lini lampu, perusahaan juga menyiapkan produk pada kategori otomotif lain. Daftarnya mencakup grille light berbasis Android, cairan pencuci mobil, kaca film, wiper, serta klakson yang menjadi bagian dari Conpex.

Audiotech menyebut seluruh produknya melewati proses pengujian ketat sebelum dipasarkan. Langkah ini ditujukan untuk menjaga tingkat kerusakan tetap rendah sekaligus memastikan kualitas dan daya tahan komponen.

Opsi Cahaya Putih dan Kuning

Saat ini, produk pencahayaan Audiotech mengusung temperatur warna 6.000 Kelvin yang menghasilkan cahaya putih terang. Perusahaan juga berencana menghadirkan varian 5.700 Kelvin dengan warna yang sedikit lebih kekuningan untuk kondisi hujan.

Dua karakter cahaya itu akan tersedia dalam pilihan putih dan kuning dengan konsumsi daya listrik yang sama. Audiotech ingin memberi pilihan karakter penerangan tanpa membedakan kebutuhan listrik kendaraan.

Produk lampu tersebut diposisikan dengan tingkat kecerahan tinggi, konsumsi listrik hemat, dan usia pakai yang lebih awet. Dengan investasi dan penguatan produksi lokal, perusahaan menargetkan produknya tetap kompetitif di Pasar Otomotif Indonesia.

Digitalisasi proses bisnis juga menjadi bagian dari rencana ekspansi tiga tahun tersebut. Langkah ini berjalan seiring upaya memperluas jangkauan produk aftermarket otomotif bagi konsumen di Indonesia.

Source: www.beritasatu.com
Terkait