Kejurnas Sprint Rally Putaran 2 di Sirkuit POJ City Semarang tidak hanya menyajikan adu cepat para pereli terbaik Indonesia, tetapi juga menegaskan posisi Jawa Tengah sebagai panggung sport tourism yang semakin serius. Gelaran yang berlangsung pada 6-7 Juni 2026 ini memperlihatkan bagaimana sebuah event otomotif mampu menggerakkan pariwisata, ekonomi daerah, dan pembinaan atlet dalam satu waktu.
Ratusan pembalap dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam ajang tersebut. Selama dua hari, mereka bersaing di sejumlah kategori untuk memperebutkan gelar juara, sementara Semarang mendapat sorotan sebagai tuan rumah event olahraga berskala nasional.
Semarang jadi etalase sport tourism Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir langsung menyaksikan perlombaan pada hari kedua, Minggu (7/6/2026). Ia juga menyerahkan trofi kepada para pemenang, termasuk kategori F2 yang untuk pertama kalinya dipertandingkan.
Ahmad Luthfi menilai penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah menunjukkan daerah ini punya infrastruktur, dukungan, dan daya tarik yang memadai. Menurut dia, penyelenggaraan seperti ini memberi dampak ganda bagi daerah.
Dampak itu tidak berhenti pada pembinaan olahraga otomotif dan peningkatan prestasi atlet. Event ini juga mendorong pergerakan ekonomi daerah melalui sport tourism.
Pemerintah dorong pariwisata berkelanjutan
Pemprov Jawa Tengah saat ini tengah menyusun peta jalan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Salah satu fokus utamanya adalah penguatan sport tourism lewat penyelenggaraan berbagai event olahraga di sejumlah daerah.
Ahmad Luthfi mengatakan pemerintah daerah memberi dukungan fasilitas untuk mendukung penyelenggaraan sprint rally. Ia berharap kehadiran ajang ini membuat Kota Semarang dan Jawa Tengah semakin berkembang.
Ia juga menilai semakin banyak event olahraga digelar, semakin besar peluang daerah menarik wisatawan. Peluang itu ikut memperkuat usaha lokal sekaligus membuka ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi.
Dampak langsung dirasakan peserta
Manfaat penyelenggaraan Kejurnas Sprint Rally juga dirasakan peserta di lapangan. Cailendra BA, navigator asal Yogyakarta yang mendampingi pereli Chandra Hadiqadriman dari tim Mind ID Motorsport, menilai balapan di Sirkuit POJ City berlangsung tertib dan nyaman.
Ia menyebut area parkir tertata dengan baik sehingga aktivitas di paddock tidak terganggu. Cailendra juga menilai Semarang dan Jawa Tengah nyaman untuk wisata malam dan kuliner.
Kesan peserta seperti ini memperkuat daya tarik Semarang sebagai destinasi event olahraga yang ramah pengunjung. Di saat yang sama, ajang ini memberi ruang bagi daerah untuk memadukan kompetisi, wisata, dan aktivitas ekonomi dalam satu paket.
Sinyal kuat untuk event nasional berikutnya
Keberhasilan putaran kedua ini mempertegas bahwa Jawa Tengah siap menjadi rumah bagi kompetisi olahraga nasional. Semarang pun tampil bukan hanya sebagai lokasi lomba, tetapi juga sebagai contoh bagaimana olahraga bisa menjadi pengungkit pariwisata dan ekonomi daerah.
Bagi Jawa Tengah, ajang seperti ini membuka peluang yang lebih luas dari sekadar podium juara. Sport tourism kini bergerak sebagai strategi yang menghubungkan prestasi, kunjungan wisata, dan tumbuhnya usaha lokal di daerah.
Source: jatengpos.co.id