Kosovo datang ke laga uji coba melawan Andorra dengan misi yang jelas: membalas kekecewaan setelah kalah dari Republik Ceko. Pertandingan di Stadiumi Fadil Vokrri ini juga jadi panggung penting bagi dua tim yang sama-sama gagal lolos ke Piala Dunia, tetapi masih ingin membawa momentum positif menuju Nations League.
Bagi Kosovo, sorotan utama bukan hanya hasil uji coba ini, melainkan juga cara mereka merespons kegagalan di jalur kualifikasi. Andorra punya cerita berbeda karena mereka tiba dengan kepercayaan diri baru setelah memutus rentetan hasil buruk lewat kemenangan atas Liechtenstein.
Kosovo incar reaksi cepat
Kosovo masih mengejar tiket putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak debut mereka di kualifikasi pada 2016. Mereka sempat sangat dekat dengan target itu setelah finis hanya tiga poin di belakang Swiss di Grup B kualifikasi UEFA dan harus melanjutkan perjuangan ke playoff.
Harapan sempat hidup berkat kemenangan dramatis 4-3 atas Slovakia di semifinal playoff. Namun, langkah mereka terhenti setelah kalah 1-0 dari Turki di final playoff.
Franco Foda juga belum mendapatkan respons ideal dari timnya setelah kekalahan 2-1 dari Republik Ceko pekan lalu. Meski begitu, Kosovo masih punya modal kuat saat bermain di kandang karena kekalahan dari Turki menjadi satu-satunya hasil buruk mereka dalam sembilan laga terakhir di depan pendukung sendiri.
Andorra membawa modal baru
Andorra menuju pertandingan ini setelah menang 2-0 atas Liechtenstein. Hasil itu menghentikan rangkaian 15 pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi, dengan catatan 11 kekalahan dan empat imbang.
Banyak masalah Andorra terjadi di kualifikasi Piala Dunia yang berjalan sangat sulit. Koldo Alvarez dan timnya finis di dasar Grup K dengan hanya satu poin dari delapan pertandingan.
Kemenangan atas Liechtenstein juga membuka peluang Andorra untuk meraih dua kemenangan beruntun untuk pertama kalinya sejak mengalahkan St Kitts and Nevis dan Grenada pada Maret 2022. Modal itu membuat mereka tetap percaya diri meski harus bertandang ke markas Kosovo.
Perubahan kecil di kedua kubu
Kosovo berpotensi melakukan satu perubahan di lini tengah. Lindon Emerllahu mencetak gol lima menit setelah masuk dari bangku cadangan saat melawan Republik Ceko, dan ia bisa mendapat kesempatan sejak awal menggantikan Leon Avdullahu.
Selain itu, Foda diperkirakan tidak banyak mengubah struktur tim. Perkiraan susunan pemain Kosovo adalah Muric; Vojvoda, I Krasniqi, Hajdari, Gallapeni; E Krasniqi, Emerllahu, Rexhbecaj, Hodza; Asllani, Rrahmani.
Di kubu Andorra, Alexandre Martinez dan Jordi Alaez sama-sama mencetak gol setelah masuk sebagai pemain pengganti ketika melawan Liechtenstein. Keduanya berpeluang tampil sejak awal, sementara Koldo Alvarez bisa mempertahankan sebagian besar susunan tim yang sama.
Perkiraan susunan pemain Andorra adalah Alvarez; Font, Llovera, Olivera, Nicolas; Alaez, Izquierdo, Babot, Rodrigo; Pujol, Lopez.
Kosovo tetap lebih diunggulkan
Rekor kandang Kosovo membuat mereka tetap difavoritkan dalam duel ini. Andorra memang datang dengan rasa percaya diri baru, tetapi tuan rumah dinilai punya kualitas yang cukup untuk mengamankan hasil positif di depan publik sendiri.
Perkiraan skor yang mengemuka untuk laga ini adalah Kosovo 2-1 Andorra. Duel ini menjadi ujian penting bagi kedua tim sebelum mereka masuk ke agenda Nations League berikutnya.
Source: www.sportsmole.co.uk