Spanyol Dibayangi Rekor Sempurna, Belgia Harus Menembus Tembok Terkuat Turnamen

Author: Cung Media

Spanyol tiba di perempat final Piala Dunia 2026 dengan reputasi yang sulit dibantah. Mereka belum kebobolan sama sekali dan datang dengan rentetan kemenangan yang membuat Belgia harus menghadapi tembok pertahanan paling rapat di turnamen ini.

Di SoFi Stadium, Sabtu 11 Juli 2026, dini hari WIB, duel ini mempertemukan dua tim yang membawa cerita sangat berbeda. Spanyol terlihat stabil dan rapi, sementara Belgia masih mencari konsistensi meski performanya sempat meningkat di fase gugur.

Jalur Spanyol Jauh Lebih Meyakinkan

La Roja sempat tersandung saat melawan Tanjung Verde di fase grup, tetapi setelah itu mereka membalas dengan empat kemenangan beruntun tanpa sekali pun kebobolan. Catatan itu membuat tim asuhan Luis de la Fuente semakin menegaskan statusnya sebagai favorit.

Selain hasil yang meyakinkan, Spanyol juga memperlihatkan organisasi permainan yang sangat rapi. Bola.bisnis.com mencatat, mereka sudah mengemas lima clean sheet beruntun dan hanya memberi peluang dengan total expected goals atau xG sebesar 1,5 kepada lawan.

Belgia Masih Tersendat di Momen Penting

Belgia memang menunjukkan perbaikan, tetapi jalan mereka ke delapan besar jauh lebih berliku. Mereka hanya meraih satu kemenangan di fase grup dan nyaris tersingkir di babak 32 besar sebelum melakukan comeback dramatis atas Senegal.

Langkah mereka berlanjut saat menang telak 4-1 atas Amerika Serikat di babak 16 besar, namun tantangan melawan Spanyol diperkirakan naik ke level yang jauh lebih sulit. Tim asuhan Rudi Garcia juga belum tampil sepadat lawannya dalam urusan bertahan.

Tim Catatan Penting Statistik Kunci
Spanyol Belum kebobolan hingga perempat final 5 clean sheet beruntun, xG lawan 1,5
Belgia Lebih inkonsisten sepanjang turnamen Kebobolan 5 gol, xG lawan 6,2

Lamine Yamal dan Oyarzabal Jadi Ancaman Utama

Lamine Yamal tetap diprediksi menjadi pembeda meski sempat terganggu masalah kebugaran sepanjang turnamen. Penyerang muda Barcelona itu sudah berkontribusi dalam 18 gol dari 30 penampilannya bersama tim nasional Spanyol.

Di lini depan, Mikel Oyarzabal juga berada dalam performa tajam. Penyerang Real Sociedad tersebut mencatat 24 kontribusi gol dalam 18 penampilan terakhirnya bersama La Roja.

Susunan Pemain Diperkirakan Tidak Banyak Berubah

Luis de la Fuente diperkirakan mempertahankan susunan pemain yang mengalahkan Portugal di babak 16 besar. Mikel Merino kemungkinan kembali menjadi opsi dari bangku cadangan sebagai supersub.

Prediksi susunan pemain Spanyol (4-2-3-1): Unai Simón; Pedro Porro, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Álex Baena; Mikel Oyarzabal.

Belgia dipastikan melakukan penyesuaian di lini tengah setelah Amadou Onana mengalami cedera ACL. Kevin De Bruyne diprediksi kembali berperan sebagai gelandang serang, sementara Youri Tielemans akan mengisi sektor tengah bersama Hans Vanaken atau Nicolas Raskin.

Charles De Ketelaere diperkirakan tetap dipercaya setelah mencetak dua gol ke gawang Amerika Serikat. Di sisi sayap, Jérémy Doku berpeluang turun sejak menit awal menggantikan Dodi Lukebakio.

Prediksi susunan pemain Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Timothy Castagne, Ngoy, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper; Youri Tielemans, Hans Vanaken; Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, Jérémy Doku; Charles De Ketelaere.

Prediksi Mengarah ke Spanyol

Dengan pertahanan yang belum goyah, kualitas lini tengah yang kuat, dan kreativitas Lamine Yamal, Spanyol dinilai punya peluang lebih besar untuk melaju ke semifinal. Belgia memang sedang membaik, tetapi mereka diperkirakan kesulitan menembus barisan belakang lawan yang belum kebobolan satu gol pun di Piala Dunia 2026.

Prediksi skor akhir laga ini adalah Spanyol 2-0 Belgia, sejalan dengan tren solid yang terus mereka tunjukkan sepanjang turnamen. Jika skenario itu terjadi, Belgia kembali harus mengakui betapa beratnya menembus pertahanan paling kokoh di jalur menuju empat besar.

Source: bola.bisnis.com
Terbaru