Jurgen Klopp mengungkap sisi lain dari perburuan Kylian Mbappe yang pernah dilakukan Liverpool. Klub asal Anfield itu disebut sudah mencoba banyak cara pada 2017, termasuk menyiapkan jet pribadi dan menjamu keluarga sang pemain, tetapi tetap gagal membawanya ke Inggris.
Pengakuan ini kembali menegaskan betapa seriusnya Liverpool saat itu mengejar salah satu penyerang paling disorot di Eropa. Klopp bahkan menyebut upaya tersebut sebagai “transfer gagal yang paling mahal” dalam sejarah klub, meski hasil akhirnya justru membawa Mbappe ke jalur karier yang berbeda.
Pendekatan yang dilakukan Liverpool
Klopp menceritakan pengalaman itu saat berbicara sebagai komentator Magenta TV menjelang laga Prancis melawan Maroko pada semifinal Piala Dunia 2026. Ia menjelaskan bahwa Liverpool menerbangkan jet pribadi dari Blackpool menuju Nice untuk menjemput Mbappe dan keluarganya secara tertutup.
“Seluruh keluarga Mbappe naik ke jet pribadi dengan lima ruangan atau semacam itu,” ujar Klopp. Ia menambahkan bahwa proses pendekatan itu dilakukan dengan sangat serius oleh pihak klub.
Menurut Klopp, Liverpool tidak hanya mengandalkan pertemuan formal. Mereka terbang bersama, berbicara dengan keluarga Mbappe, dan bahkan menikmati makanan enak selama proses pendekatan berlangsung.
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Tahun pendekatan | 2017 |
| Rute jet pribadi | Blackpool ke Nice |
| Status Mbappe saat itu | Berseragam AS Monaco |
| Akhir upaya Liverpool | Mbappe memilih PSG |
Mbappe memilih PSG lalu pindah ke Real Madrid
Meski dibujuk dengan cara yang sangat serius, Mbappe tetap memilih Paris Saint-Germain. Tidak lama setelah itu, ia bergabung dengan PSG dengan status pinjaman dari AS Monaco sebelum transfernya dipermanenkan.
Nilai transfer permanen tersebut mencapai 180 juta euro atau sekitar Rp 3,4 triliun dengan kurs pada masa itu. Selama tujuh musim di Paris, Mbappe kemudian menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah PSG menurut catatan yang disampaikan Klopp.
Perjalanan Mbappe berlanjut ketika ia pindah ke Real Madrid dengan status bebas transfer pada 2024. Kepindahan itu menutup masa panjangnya di PSG sekaligus membuka babak baru dalam kariernya.
Sementara itu, Klopp menutup kiprahnya bersama Liverpool pada 2024 setelah sembilan tahun menangani The Reds. Selama berada di Anfield, ia mempersembahkan gelar Liga Champions dan Liga Inggris, dan kini namanya santer dikabarkan akan ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Jerman.
