The Rolling Stones Masuk Roblox, Rock Klasik Kini Jadi Dunia Interaktif

Author: Cung Media

The Rolling Stones membawa warisan rock klasik mereka ke ruang yang akrab bagi generasi muda, Roblox. Lewat pengalaman interaktif baru, band legendaris asal Inggris itu mengubah perjalanan karier lebih dari 60 tahun menjadi arena bermain digital yang bisa dijelajahi pemain.

Langkah ini hadir bertepatan dengan promosi album studio ke-25 mereka, Foreign Tongues, yang dijadwalkan rilis pada 10 Juli 2026 melalui Capitol Records. Alih-alih hanya mengandalkan promosi musik konvensional, The Rolling Stones memilih cara yang lebih dekat dengan budaya gim dan avatar virtual.

Rock klasik dipindahkan ke The Block

Pengalaman ini dikembangkan oleh Roblox Innovation Studio bersama agensi kreatif Sawhorse dan komunitas kreator global Roblox. Di dalamnya, pemain tidak sekadar menonton pertunjukan, tetapi berburu kristal berwarna yang menyimpan potongan sejarah perjalanan band.

Konsep visual pengalaman tersebut terinspirasi dari album Hackney Diamonds (2023). Setiap kristal mewakili era berbeda dalam evolusi The Rolling Stones, dan pemain harus menghancurkannya bersama pemain lain sambil diiringi lagu-lagu ikonik dari berbagai periode karier band.

Elemen Pengalaman Detail Fungsi
Lokasi The Block Ruang hiburan permanen di Roblox
Aktivitas Utama Berburu dan menghancurkan kristal berwarna Membuka potongan sejarah band
Simbol Energi Logo tongue-and-lips raksasa Terisi saat pemain berhasil menyelesaikan aktivitas

Setiap keberhasilan mengisi energi logo tongue-and-lips raksasa, ikon yang sudah lama menjadi identitas The Rolling Stones. Saat energi terkumpul, pengalaman ini memicu ledakan rock ‘n’ roll yang membuka babak perjalanan berikutnya.

Selama bermain, pengguna juga bisa membuka kemampuan khusus dan hadiah virtual yang terinspirasi dari sejarah panjang band. Format ini membuat pengalaman musik terasa lebih seperti permainan kolaboratif ketimbang konser digital biasa.

Puncak acara dan kolaborasi kreator Roblox

Perayaan di Roblox akan mencapai puncaknya pada 17–19 Juli, ketika platform itu menghadirkan pertunjukan penutup setiap jam. Di setiap sesi, gim berganti ke era berbeda dalam perjalanan The Rolling Stones, lengkap dengan lagu dari berbagai dekade, instalasi seni digital berskala besar, tata cahaya dinamis, video interaktif, dan efek visual yang berubah mengikuti musik.

Kolaborasi ini juga meluas ke dunia fesyen digital. Roblox menggandeng lebih dari selusin kreator dari berbagai negara untuk menginterpretasikan ulang logo Hot Lips menjadi aksesori avatar eksklusif.

Kreator Keterlibatan Catatan
Jazzyx3 Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
CASKA’s HAUS Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
Touzled Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
Blizzei Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
DIONESS Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
morphist4u Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
WhoseTrade Desain aksesori avatar Memberi komentar soal kolaborasi
Empyro Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
Bad_B0y Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
raekaro Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
Spiraxy Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
Valkenheim Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
DuckXander Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
Clockset Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips
dvdko Desain aksesori avatar Interpretasi logo Hot Lips

Menariknya, aksesori itu tidak hanya hadir di dunia virtual. Produk tersebut juga dibuat sebagai merchandise fisik edisi terbatas yang bisa dibeli lewat integrasi Shopify di dalam gim dan terhubung dengan toko resmi The Rolling Stones.

WhoseTrade, salah satu kreator yang terlibat, mengatakan, “Berkolaborasi dengan The Rolling Stones dan dipercaya menginterpretasikan kembali logo Hot Lips yang begitu ikonik adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya.”

Ia menambahkan bahwa kehadiran karya komunitas Roblox dalam bentuk aksesori digital dan produk fisik menunjukkan besarnya potensi kreatif yang lahir dari platform tersebut. Bagi Roblox, kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana musik, kreativitas, dan perdagangan digital dapat bertemu dalam satu ekosistem.

Foreign Tongues dibawa ke generasi baru

Jessica Meehan, Head of Music Partnerships Roblox, menyebut warisan musik The Rolling Stones telah menginspirasi banyak generasi penggemar. Ia mengatakan pihaknya antusias menghadirkan kisah itu kepada generasi baru melalui Roblox.

Menurut Jessica, pengalaman ini memungkinkan pemain menjelajahi sejarah musik lintas dekade sekaligus melihat bagaimana desain virtual dapat berubah menjadi merchandise nyata. Peluncuran dunia virtual ini juga menjadi bagian dari promosi Foreign Tongues.

Sebelum album itu dirilis, The Rolling Stones sudah memperkenalkan singel In The Stars, Rough And Twisted, Divine Intervention yang menampilkan Robert Smith dari The Cure, serta Jealous Lover. Mereka juga merilis video musik yang dibintangi Anya Taylor-Joy dan Charles Melton, serta membuka proses kreatif album lewat podcast Speaking In Tongues.

Foreign Tongues berisi 14 lagu dan diselesaikan dalam waktu kurang dari satu bulan di Metropolis Studios, London Barat. Mick Jagger, Keith Richards, dan Ronnie Wood kembali bekerja sama dengan produser Andrew Watt, yang sebelumnya menggarap album pemenang Grammy Hackney Diamonds.

Album itu juga memuat kontribusi terakhir mendiang Charlie Watts, yang direkam sebelum wafat pada 2021. Sejumlah kolaborator lama seperti Darryl Jones, Matt Clifford, dan Steve Jordan juga terlibat bersama beberapa musisi tamu ternama.

Melalui album baru dan pengalaman interaktif di Roblox, The Rolling Stones menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk bereksperimen. Setelah puluhan tahun menguasai panggung konser dunia, mereka kini membawa sejarah rock ‘n’ roll ke ruang yang dipenuhi avatar digital, kreator independen, dan jutaan pemain muda.

Source: www.medcom.id
Terbaru