Nama Samir Nasri mendadak kembali jadi perhatian setelah mantan gelandang Arsenal, Manchester City, dan tim nasional Prancis itu menjalani pemeriksaan polisi selama 10 jam di Prancis. Ia kemudian dibebaskan pada malam hari tanpa dakwaan, meski namanya sempat muncul dalam penyelidikan dugaan pencucian uang yang dikaitkan dengan jaringan narkoba Wild Boar.
Pemeriksaan ini membuat sorotan bergeser ke hubungan bisnis Nasri di luar lapangan, terutama keterkaitannya dengan klub malam XS di Ivry-sur-Seine, Val-de-Marne. Polisi disebut tengah menelusuri apakah ada aliran dana yang berkaitan dengan hasil perdagangan narkoba melalui tempat usaha tersebut.
Fokus penyelidikan yang menyeret nama Nasri
Menurut Les Parisien yang dikutip Medcom, penyelidikan mencakup dugaan impor narkoba, konspirasi kriminal, dan pencucian uang terorganisir. Aparat juga menelusuri hubungan Nasri dengan jaringan kriminal yang dipimpin Hakim Berrebouh, bandar narkoba asal Marseille yang dijuluki Wild Boar.
Nasri diketahui menjadi salah satu pemegang saham klub malam XS sejak sekitar 2016. Ia disebut menginvestasikan ratusan ribu euro ke bisnis itu saat masih memperkuat Manchester City.
| Fakta Utama | Detail | Keterangan |
|---|---|---|
| Durasi pemeriksaan | 10 jam | Kamis, 9 Juli 2026 waktu setempat |
| Status akhir | Dibebaskan | Tanpa dakwaan |
| Objek penyelidikan | Dugaan impor narkoba, konspirasi kriminal, pencucian uang terorganisir | Berkaitan dengan hasil perdagangan narkoba |
| Lokasi terkait | Klub malam XS | Ivry-sur-Seine, Val-de-Marne |
Bisnis malam yang ikut disorot
Polisi juga mendalami aktivitas pencucian uang melalui klub malam XS, tempat Nasri menjadi salah satu pemilik bersama Bilele Z. Nama Bilele Z. ikut muncul karena ia juga diamankan dalam operasi yang sama.
Latar belakang Nasri sendiri tetap dikenal luas di sepak bola Eropa. Ia lahir di Marseille dan pernah bermain untuk sejumlah klub elite seperti Arsenal, Manchester City, Sevilla, Antalyaspor, West Ham United, dan Anderlecht sebelum pensiun pada 2021.
Setelah gantung sepatu, Nasri beralih ke pekerjaan media dan kini bekerja sebagai komentator sepak bola di Canal Plus. Hingga saat ini belum ada tuntutan resmi yang diumumkan terhadap dirinya, sehingga status hukumnya masih berhenti pada pemeriksaan dan penyelidikan yang berjalan.
