Semifinal Wimbledon 2026 mempertemukan lagi dua nama terbesar di tenis putra, Jannik Sinner dan Novak Djokovic. Laga di Centre Court, All England Club, London, Inggris, itu membawa taruhan yang sangat besar karena tiket final ada di depan mata.
Sinner datang dengan modal performa yang sangat rapi sepanjang turnamen. Ia belum kehilangan satu set pun sejak babak pertama, tetapi tetap sadar bahwa satu aspek permainan bisa menentukan hasil akhirnya.
Sinner waspada pada servisnya
Petenis Italia itu menegaskan servis akan jadi faktor penting saat menghadapi Djokovic di lapangan rumput. Ia menyebut pertandingan di Wimbledon punya cerita sendiri, dan jika servis tidak berjalan baik, segalanya akan menjadi sangat sulit.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari Vietnam.vn, Sinner juga menegaskan kesiapan untuk bertarung di setiap poin. Ia mengakui Djokovic sudah sangat paham cara menang di turnamen ini dan berkali-kali membuktikannya.
Djokovic datang setelah duel lima set
Di sisi lain, Djokovic melaju ke empat besar setelah melewati laga berat melawan Auger-Aliassime di perempat final. Pertandingan itu berlangsung lima set dan memakan waktu lebih dari lima jam, sehingga kondisi fisiknya ikut menjadi sorotan menjelang semifinal.
Meski begitu, petenis Serbia tersebut tetap memiliki modal pengalaman yang besar di Wimbledon dan turnamen Grand Slam. Ia juga masih memburu gelar Grand Slam ke-25 dalam kariernya, target yang membuat laga ini terasa semakin berat untuk kedua pemain.
Rekor pertemuan membuat duel ini makin terbuka
Pertemuan ini menjadi yang keempat dalam lima edisi terakhir Wimbledon, sekaligus yang ketiga dalam empat tahun dengan tiket final sebagai taruhannya. Rivalitas mereka di turnamen ini sudah cukup panjang dan catatan saling menang membuat duel sulit diprediksi.
| Aspek | Jannik Sinner | Novak Djokovic |
|---|---|---|
| Status menuju semifinal | Belum kehilangan satu set pun sejak babak pertama | Lolos setelah menang lima set atas Auger-Aliassime |
| Modal utama | Performa stabil dan konsisten | Pengalaman besar di Wimbledon dan turnamen Grand Slam |
| Catatan pertemuan terakhir | Menang 6-5 pada duel terakhir | Unggul 2 kemenangan dari 3 pertemuan di Wimbledon |
Secara head-to-head, Sinner punya catatan yang impresif karena meraih 5 kemenangan dari 6 pertemuan melawan Djokovic. Namun, di Wimbledon, Djokovic justru unggul dalam rekor pertemuan dengan dua kemenangan dari tiga duel.
Djokovic sendiri menegaskan bahwa dirinya selalu berusaha membuktikan mampu bersaing dan mengalahkan pemain terbaik di turnamen besar. Ia menyebut kemenangan atas Sinner di Australia sebagai bukti, dan mengatakan akan terus melakukannya di London.
Dengan kondisi Sinner yang stabil dan Djokovic yang tetap berbahaya meski baru menjalani laga panjang, semifinal ini berpotensi menjadi salah satu laga paling menentukan di Wimbledon 2026. Pemenangnya bukan hanya menuju final, tetapi juga membawa momentum besar dalam persaingan dua petenis elite saat ini.
