SpaceX Akuisisi Cursor, Langkah yang Bisa Mengubah Peta Coding AI

SpaceX mengambil langkah yang tak biasa di luar bisnis antariksa dengan mengakuisisi Anysphere, perusahaan di balik AI coding agent Cursor, dalam transaksi saham senilai $60 billion. Kesepakatan ini menempatkan perangkat lunak coding berbasis AI di pusat strategi baru Elon Musk bersama infrastruktur komputasi skala besar.

SpaceX telah mengonfirmasi transaksi itu kepada Securities and Exchange Commission. Akuisisi bersifat all-stock dan ditargetkan rampung pada kuartal ketiga, menandakan keseriusan ekspansi Musk di area yang makin ramai diperebutkan.

Cursor Jadi Aset Kunci di Luar Antariksa

Cursor dikenal sebagai autonomous AI-powered code editor yang dirancang untuk mempercepat pengembangan perangkat lunak. Produk ini memakai AI agents yang bisa menangani tugas coding secara mandiri, sekaligus chatbot asisten untuk membantu pengembang bekerja lebih cepat.

Fitur lain yang menonjol adalah kemampuan berpindah di antara berbagai model AI, termasuk dari OpenAI dan Anthropic. Menurut The Wall Street Journal, pesaing terdekat Cursor adalah Claude Code milik Anthropic dan Codex milik OpenAI.

Dalam pengumuman pada April melalui X, SpaceX menyebut kombinasi Cursor dengan distribusinya ke para software engineer ahli serta superkomputer pelatihan Colossus akan membantu membangun model yang paling berguna di dunia. Colossus merupakan pusat data AI milik xAI di Memphis yang juga mendapat sorotan karena penggunaan turbin gas yang mencemari udara.

Valuasi Naik Cepat Sebelum Deal Terbuka

Nilai Cursor sudah melonjak sebelum transaksi ini menjadi publik. Pada November, perusahaan itu mengumpulkan dana $2.3 billion dalam putaran pendanaan dengan valuasi $29.3 billion.

Bloomberg kemudian melaporkan pada April bahwa Cursor sedang berbicara untuk menggalang $2 billion lagi dengan valuasi $50 billion. Lonjakan minat itu menunjukkan betapa cepatnya pasar perangkat coding berbasis AI berkembang dan betapa agresif SpaceX masuk ke area tersebut.

Di sisi lain, saham SpaceX terus menguat setelah IPO yang membuat Musk menjadi orang pertama di dunia dengan status trillionaire. Pada Selasa, saham SpaceX naik lebih dari 14% dalam perdagangan tengah hari, mendorong valuasi perusahaan melewati Amazon dan sempat melampaui Microsoft untuk masuk ke jajaran lima perusahaan paling bernilai di dunia.

Terkait