Ancaman Kekeringan Menguat, Prabowo Dorong BRIN Cari Sumber Air Baru

Ancaman kekeringan akibat perubahan iklim mendorong pemerintah mencari cara baru untuk memperkuat pasokan air. Presiden Prabowo Subianto meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mempercepat pengembangan teknologi guna menemukan sumber-sumber air baru.

Langkah tersebut menempatkan ketahanan air sebagai isu yang langsung berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga sekaligus produksi pangan. Ketersediaan air yang stabil dinilai penting saat pola cuaca berubah dan wilayah rentan kekeringan membutuhkan akses air yang lebih luas.

Mandat Pencarian Sumber Air

Arahan Presiden disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/7/2026). Kepala BRIN Arif Satria menjelaskan tindak lanjut lembaganya pada Selasa (21/7/2026).

Menurut Arif, perubahan iklim telah menjadi kondisi yang harus diantisipasi melalui penguatan riset dan inovasi. Mandat tersebut secara khusus menekankan teknologi untuk mendeteksi dan membuka akses terhadap sumber air baru.

“BRIN mendapat tugas dari Bapak Presiden untuk memperkuat teknologi untuk menemukan sumber-sumber air baru. Hal ini mengingat perubahan iklim telah menjadi keniscayaan yang harus diantisipasi,” kata Arif.

Pencarian sumber air baru tidak hanya dipandang sebagai respons jangka pendek terhadap musim kering. Pemerintah mengaitkannya dengan agenda ketahanan air nasional yang memiliki dampak lebih luas bagi kehidupan masyarakat.

Tiga Teknologi yang Disiapkan

BRIN menyebut telah memiliki beberapa pendekatan teknologi yang dapat digunakan dalam upaya tersebut. Metode berbasis nuklir, pemetaan dengan drone, dan desalinasi air laut menjadi teknologi yang disiapkan.

TeknologiPeran
Metode berbasis nuklirMendeteksi sumber-sumber air baru
Pemetaan droneMembantu pencarian sumber-sumber air baru
DesalinasiMengolah air laut menjadi air layak pakai

Metode berbasis nuklir dan pemetaan menggunakan drone disebut sebagai perangkat untuk membantu mendeteksi keberadaan sumber air. Kedua pendekatan itu diarahkan untuk memperkuat proses pencarian air di tengah perubahan pola cuaca.

Di sisi lain, teknologi desalinasi menawarkan pilihan pemanfaatan air laut sebagai air layak pakai. Opsi ini menjadi bagian dari teknologi yang dipersiapkan BRIN untuk memperluas kemungkinan pemenuhan kebutuhan air.

Air Menjadi Penopang Ketahanan Pangan

Perhatian terhadap air juga dikaitkan dengan target swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo. Pasokan air yang terjaga dibutuhkan untuk menopang aktivitas masyarakat dan penguatan produksi pangan nasional.

Arif menegaskan bahwa nilai strategis air tidak berhenti pada kebutuhan konsumsi sehari-hari. Ketersediaannya juga menentukan kemampuan Indonesia memperkuat ketahanan pangan di tengah risiko perubahan iklim.

“Bapak Presiden menempatkan ketahanan air sebagai salah satu program penting, karena tidak saja mendukung kehidupan sehari-hari tetapi juga untuk ketahanan pangan,” ujarnya. Karena itu, pengembangan teknologi pencarian air baru ditempatkan dalam agenda pembangunan yang lebih besar.

Beritasatu melaporkan inovasi yang disiapkan BRIN diharapkan mampu memperluas akses terhadap sumber air. Perhatian utama diarahkan pada wilayah yang lebih rentan mengalami kekeringan akibat pergeseran pola cuaca.

Riset Akan Diintegrasikan dengan Infrastruktur

BRIN akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk menindaklanjuti arahan Presiden di lapangan. Kolaborasi itu diharapkan dapat menghubungkan hasil riset dengan pembangunan infrastruktur sumber daya air.

Arif menyatakan Menteri PU telah memberikan respons positif terhadap rencana koordinasi tersebut. Pembahasan antarlembaga akan segera dilakukan untuk menyiapkan langkah implementasi.

“BRIN juga akan koordinasi dengan Menteri PU untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden. Menteri PU memberikan respons positif dan akan dikoordinasikan segera,” ujar Arif.

Sinergi antara riset dan infrastruktur menjadi bagian penting dari upaya menghadapi ancaman kekeringan yang menguat. Teknologi pencarian sumber air baru diharapkan mendukung kebutuhan masyarakat serta keberlanjutan sektor pangan.

Source: www.beritasatu.com
Terkait