Mobil Rakitan Amerika Akui Tak Sedetail Versi Jepang, Toyota dan Nissan Buka Perbedaan Nyata

Toyota dan Nissan kini sama-sama membawa mobil rakitan Amerika ke pasar Jepang, tetapi keduanya justru memberi peringatan terbuka soal perbedaan kualitas dan penyesuaian yang perlu diketahui pembeli. Di situs Jepang milik kedua merek itu, model seperti Tundra, Highlander, dan Murano dijelaskan sebagai mobil dengan spesifikasi pasar luar negeri, bukan setara penuh dengan versi buatan Jepang.

Pesan itu penting karena kendaraan tersebut tetap bisa dijual secara legal di Jepang setelah adanya perjanjian dagang yang memungkinkan mobil buatan AS diimpor ke sana. Namun bagi konsumen lokal, perbedaan yang muncul bukan cuma soal asal produksi, melainkan juga detail penggunaan sehari-hari.

Murano Diberi Catatan Khusus oleh Nissan

Nissan menuliskan catatan khusus untuk Murano di laman Jepang. Isinya menyebut SUV itu diproduksi dengan spesifikasi untuk pasar luar negeri dan berbeda dari standar kualitas mobil untuk pasar domestik Jepang.

Dalam penjelasan itu, Nissan juga menyebut kemungkinan adanya sisa sealant, partikel debu di cat, dan ketidakteraturan pada panel gap. Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa perbedaan tersebut tidak memengaruhi fungsi maupun performa kendaraan.

Untuk konsumen Jepang, Murano versi AS juga membawa konsekuensi yang terasa langsung. Mobil itu memakai setir kiri, sementara pasar Jepang menggunakan setir kanan, dan panel instrumen serta audio display hanya mendukung bahasa Inggris, Spanyol, dan Prancis.

Toyota Juga Mengingatkan Soal Tundra dan Highlander

Toyota mengambil langkah serupa pada laman Jepang untuk Tundra dan Highlander. Pabrikan itu menyebut mobil tersebut dirancang untuk pasar luar negeri, dengan kemungkinan cat yang lebih tipis, bekas poles, atau bahkan penyok pada bodi.

Perbedaan lain juga muncul pada fitur dan sistem hiburan. Untuk Murano, NissanConnect tidak tersedia di Jepang, radio AM/FM tidak berfungsi, reverse buzzer tidak bekerja, dan mobil itu tidak dapat menerima atau menampilkan sinyal TV digital terestrial.

Di sisi lain, Toyota dan Nissan tetap memastikan kendaraan itu memenuhi syarat pasar Jepang. Keduanya disebut membawa emergency smoke flares dan bracket pelat nomor unik yang diwajibkan agar mobil bisa dijual secara legal di Jepang.

Rangkaian peringatan itu memperlihatkan bahwa mobil rakitan Amerika memang bisa masuk ke pasar Jepang, tetapi tidak otomatis menyamai detail mobil yang dibuat di Jepang. Bagi pembeli, perbedaan paling terasa tampaknya ada pada bahasa, antarmuka, dan beberapa penyesuaian praktis yang membuat pengalaman pakai tidak sepenuhnya sama.

Terkait