Krisna Hadi tampil menonjol di The New L-Men of The Year 2026 karena membawa tiga peran sekaligus yang jarang hadir dalam satu sosok. Ia dikenal sebagai atlet pencak silat, mahasiswa, dan pemuda yang tengah mengembangkan diri di dunia bisnis.
Finalis dari Sulawesi Tenggara ini datang dengan latar belakang yang tidak hanya kuat di panggung kompetisi, tetapi juga punya rekam jejak aktivitas yang beragam. Kombinasi itu membuat namanya mudah dibedakan di antara 20 Grand Finalis dari berbagai daerah.
Berangkat dari Baubau ke panggung nasional
I Putu Krisna Hadi tumbuh besar di Kota Baubau, Pulau Buton. Identitas daerah asal itu ikut membentuk kehadirannya sebagai wakil Sulawesi Tenggara di ajang nasional.
Dalam kompetisi yang menilai lebih dari sekadar penampilan fisik, latar belakang Krisna memberi gambaran tentang konsistensi dan kedisiplinan. Ajang ini memang menempatkan karakter, wawasan, dan kontribusi sosial sebagai bagian penting penilaian.
Prestasi pencak silat yang sudah teruji
Sisi paling kuat dari Krisna terlihat dari pencak silat. Ia aktif menekuni olahraga ini sejak muda dan menjadikannya bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Rekam prestasinya menunjukkan hasil yang nyata. Krisna pernah meraih juara kedua pada Pencak Silat Unismuh Championship tingkat nasional, lalu mencatat double winner di kelas F dan E pada kejuaraan tingkat kota.
Deretan capaian itu menunjukkan bahwa kehadirannya di panggung finalis tidak datang tanpa bekal. Ia membawa pengalaman bertanding yang sudah terbukti di arena olahraga.
Tetap dekat dengan dunia pendidikan
Di luar olahraga, Krisna juga aktif sebagai mahasiswa jurusan Manajemen di Universitas Udayana. Aktivitas kampus menjadi bagian lain dari keseharian yang ia jalani di tengah kesibukan sebagai atlet.
Salah satu hal yang paling berarti baginya adalah melihat murid-muridnya berkembang. Baginya, momen ketika murid tumbuh menjadi lebih percaya diri dan berdaya punya nilai tersendiri.
Peran itu memperlihatkan bahwa Krisna tidak hanya mengejar pencapaian pribadi. Ia juga berada di ruang yang memberi pengaruh langsung pada perkembangan orang lain.
Mengembangkan diri di luar olahraga dan kampus
Selain pencak silat dan pendidikan, Krisna juga sedang menekuni dunia bisnis. Aktivitas ini menambah dimensi baru dalam profilnya sebagai finalis muda yang tidak berhenti pada satu jalur saja.
Kombinasi antara atlet, mahasiswa, dan pebisnis muda membuat dirinya tampil sebagai figur yang sedang membangun masa depan dari banyak sisi. Dari disiplin latihan, proses belajar, hingga pengembangan usaha, semua menjadi bagian dari perjalanan yang ia jalani.
Di ajang The New L-Men of The Year 2026, kehadiran Krisna menjadi representasi peserta yang membawa cerita kerja keras dan perkembangan diri. Sulawesi Tenggara pun mendapat wakil yang menunjukkan bahwa peluang untuk tumbuh bisa datang melalui banyak bidang sekaligus.
Source: www.idntimes.com






