Jawa Barat keluar sebagai Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026 setelah unggul di lima dari 14 kategori yang dinilai. Hasil itu menempatkan provinsi ini di posisi paling menonjol dalam peta pengembangan ekonomi syariah daerah tahun ini.
Penghargaan tersebut diserahkan di Auditorium Bank Mega, Jakarta, pada Senin (6/7). Wakil Presiden periode 2019-2024 sekaligus Bapak Ekonomi Syariah Indonesia, Ma’ruf Amin, menyerahkan penghargaan kepada Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan.
Lima Kategori yang Mengantar Jabar ke Puncak
Jawa Barat meraih posisi teratas di kategori Pariwisata Ramah Muslim, Inkubasi Bisnis Usaha Syariah, Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, Rencana Aksi Daerah, dan Ekonomi Pesantren. Kombinasi kemenangan di kategori strategis itu menjadi dasar penetapan Jawa Barat sebagai daerah terbaik dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
| Kategori | Capaian | Makna |
|---|---|---|
| Pariwisata Ramah Muslim | Terbaik | Menjadi salah satu kekuatan utama Jabar |
| Inkubasi Bisnis Usaha Syariah | Terbaik | Menunjukkan dukungan pada pelaku usaha syariah |
| Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah | Terbaik | Memperkuat pemahaman publik |
| Rencana Aksi Daerah | Terbaik | Menegaskan arah kebijakan daerah |
| Ekonomi Pesantren | Terbaik | Memperlihatkan peran pesantren dalam ekosistem syariah |
Di luar lima kategori utama itu, Jawa Barat juga tercatat menang pada kategori Zakat, Infak, dan Sedekah atau ZIS. Capaian ini menambah panjang daftar prestasi Jabar dalam gelaran yang digagas untuk mendorong ekonomi dan keuangan syariah di tingkat provinsi.
Peta Persaingan Antardaerah Ikut Menguat
Sejumlah daerah lain juga mencatat capaian penting di kategori yang berbeda. Jawa Timur unggul di Zona Kuliner Halal, Aman, Sehat serta Pertumbuhan Pelaku Usaha Bersertifikasi Halal, sedangkan Riau memimpin pada Nilai Ekspor Halal.
Jawa Tengah menonjol di kategori Keuangan Mikro Syariah, Aceh terbaik pada Inklusi Keuangan Syariah di Lingkungan Pemda, dan Kalimantan Barat unggul di Wakaf. D.I. Yogyakarta meraih posisi teratas dalam Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah, sementara Jawa Timur kembali masuk daftar pemenang lewat Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah.
KNEKS bersama CNN Indonesia juga memberikan penghargaan kepada provinsi-provinsi yang dinilai layak disebut sebagai New Emerging “Sharia Economic Region”. Gorontalo, Kalimantan Barat, Lampung, dan Kalimantan Utara masuk dalam kategori khusus tersebut.
Dihadiri Pejabat Negara dan Pelaku Industri
Malam apresiasi itu dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Dewan Syariah Nasional Ma’ruf Amin, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Sejumlah kepala daerah dan petinggi perusahaan juga hadir, termasuk Chairman CT Corp Chairul Tanjung.
Penyelenggara menekankan bahwa ajang ini ditujukan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan media massa. Target utamanya adalah mengampanyekan pentingnya literasi serta inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Dengan hasil tersebut, Jawa Barat tampil paling dominan di tengah persaingan yang semakin merata antardaerah. Namun, keberhasilan sejumlah provinsi lain menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi syariah kini bergerak lebih luas dan tidak lagi terpusat pada satu wilayah saja.
