JAECOO J5 EV Menggila di Indonesia, Penjualan Retail Meroket di Central Park!

JAECOO J5 EV kembali menarik perhatian pasar otomotif Indonesia setelah tampil sebagai mobil listrik terlaris di Tanah Air berdasarkan data retail GAIKINDO. Momentum itu makin kuat saat JAECOO Sales Indonesia membawa model tersebut ke OTO Mall Exhibition di Central Park Mall, LG Atrium Solaria, pada 13–19 April 2026.

Pameran itu tidak sekadar menjadi etalase produk, tetapi juga memperlihatkan bagaimana mobil listrik mulai masuk ke kebutuhan mobilitas perkotaan. Di tengah pilihan SUV yang semakin padat, J5 EV diposisikan sebagai kendaraan yang menggabungkan efisiensi, teknologi, dan harga yang disebut kompetitif.

Penjualan yang terus menguat

Data distribusi retail menunjukkan performa J5 EV yang stabil dan tinggi di pasar domestik. Pada Januari, penjualannya tercatat 1.942 unit, lalu naik menjadi 2.926 unit pada Februari, sebelum berada di angka 2.775 unit pada Maret.

Angka itu menegaskan bahwa permintaan terhadap model ini tidak hanya datang sesaat. Tren tersebut juga mendorong percepatan pengiriman unit, dengan target 13.000 unit telah diterima konsumen hingga akhir April 2026.

Kehadiran J5 EV di pusat perbelanjaan besar seperti Central Park menjadi langkah untuk menjaga perhatian pasar. Konsumen bisa melihat langsung desain, ruang kabin, dan fitur yang sering menjadi pertimbangan utama saat memilih mobil listrik.

Efisiensi yang jadi nilai jual utama

JAECOO J5 EV dibekali baterai 60,9 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 534 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka itu berasal dari pengujian internal di Indonesia dan lebih tinggi dibanding estimasi jarak tempuh standar NEDC yang berada di kisaran 461 kilometer.

Untuk pengguna yang rutin berkendara sekitar 50 kilometer per hari, jarak tempuh tersebut membuat frekuensi pengisian daya jadi lebih jarang. Kondisi ini dinilai cocok untuk kebutuhan harian di kota besar yang menuntut kendaraan praktis dan hemat energi.

Dari sisi biaya operasional, J5 EV juga mencuri perhatian. Dengan asumsi tarif listrik sekitar Rp1.700 per kWh, biaya energinya diperkirakan sekitar Rp290.760 per bulan atau sekitar Rp9.600 per hari.

Dalam hitungan yang lebih panjang, biaya energinya disebut berada di kisaran Rp872.000 untuk tiga bulan, atau sekitar Rp3.490.000 per tahun. Efisiensi ini menjadi salah satu alasan mengapa J5 EV dianggap relevan bagi konsumen urban yang ingin menekan biaya penggunaan kendaraan.

Fitur yang memperluas fungsi kendaraan listrik

Selain efisien, J5 EV juga membawa fitur Vehicle to Load atau V2L. Fitur ini memungkinkan mobil menyuplai listrik portabel dengan daya hingga 3,3 kW.

Kemampuan tersebut membuat J5 EV tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi. Dalam kondisi tertentu, mobil ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan luar ruang atau kebutuhan sederhana seperti mengisi daya perangkat elektronik.

Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan pengguna perkotaan yang mencari kendaraan serbaguna. Mobil listrik kini dinilai bukan hanya dari jarak tempuh, tetapi juga dari fleksibilitas fungsi yang ditawarkan dalam aktivitas sehari-hari.

JAECOO J7 SHS-P ikut melengkapi etalase

Di ajang yang sama, JAECOO juga menampilkan J7 SHS-P sebagai model pendamping J5 EV. Mobil plug-in hybrid ini memakai mesin 1.5 liter turbocharged yang dipadukan dengan motor listrik, dengan tenaga hingga 301 hp dan torsi puncak 525 Nm.

Dalam kondisi baterai penuh, J7 SHS-P dapat melaju sampai 106 kilometer dalam mode listrik murni. Daya jelajah totalnya disebut mencapai 1.377 kilometer, sehingga menawarkan fleksibilitas lebih luas bagi pengguna yang masih mempertimbangkan kombinasi tenaga listrik dan bensin.

Teknologi Super Hybrid System atau SHS menjadi basis utama model ini. Dengan konsumsi bensin sekitar 35 kilometer per liter, biaya energi untuk penggunaan 1.500 kilometer per bulan diperkirakan sekitar Rp486.814 per bulan atau sekitar Rp5.840.000 per tahun.

Strategi memperkuat posisi di pasar nasional

Partisipasi JAECOO dalam OTO Mall Exhibition menunjukkan fokus merek ini tidak hanya pada penjualan, tetapi juga pada penguatan citra di pasar Indonesia. Pendekatannya menonjolkan desain, teknologi, dan pengalaman berkendara yang sesuai dengan kebutuhan konsumen masa kini.

Dengan J5 EV yang terus menekan pasar mobil listrik dan J7 SHS-P yang menawarkan opsi elektrifikasi lain, JAECOO memperluas daya tariknya di segmen SUV modern. Di saat bersamaan, kehadiran di ruang publik seperti Central Park membantu mempertemukan produk dengan calon pembeli yang ingin melihat langsung nilai praktis, fitur, dan karakter kendaraan sebelum mengambil keputusan.

Source: www.oto.com
Terkait