Gubernur Jabar Perintahkan Pembebasan 4.900 M2, Akses SMAN 11 Tasikmalaya Akhirnya Dibuka

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan pembebasan lahan seluas 4.900 meter persegi untuk membuka akses jalan menuju SMAN 11 Kota Tasikmalaya. Langkah itu diambil setelah ia meninjau langsung lokasi sekolah di wilayah Bungursari, yang selama ini berada di kawasan eks tambang pasir.

Peninjauan tersebut dilakukan saat kunjungan ke Bungursari sebelum Dedi menghadiri agenda Napak Tilas Padjajaran pada kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Tasikmalaya. Dalam kunjungan itu, ia bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Purwanto, melihat sejumlah fasilitas sekolah, termasuk jalur masuk yang menjadi perhatian utama.

Akses yang Terhambat di Kawasan Eks Tambang Pasir

SMAN 11 Kota Tasikmalaya berdiri di kawasan eks tambang pasir di Kecamatan Bungursari. Kondisi geografis itu membuat akses menuju sekolah menjadi persoalan yang langsung disorot dalam peninjauan tersebut.

Usai melihat lokasi, Dedi meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat segera membebaskan lahan untuk jalur menuju sekolah. Lahan yang dibutuhkan memiliki panjang sekitar 350 meter dengan lebar kurang lebih 14 meter.

Dedi menyebut kebutuhan lahan itu hampir setengah hektare. Ia juga meminta pembelian dilakukan melalui appraisal karena lahan akan dibeli oleh pemerintah untuk pembangunan jalan yang lebih layak.

Respons Pemerintah Kota Tasikmalaya

Rencana pembebasan lahan itu mendapat apresiasi dari Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan. Ia ikut mendampingi peninjauan bangunan SMAN 11 Kota Tasikmalaya dan menilai langkah gubernur sebagai solusi nyata bagi persoalan akses sekolah.

Viman menyebut perhatian Dedi sangat besar karena turun langsung ke lokasi dan memberikan solusi atas akses jalan SMAN 11 Tasikmalaya. Ia menambahkan, pemerintah provinsi akan menindaklanjuti rencana itu setelah proses administrasi terpenuhi.

Menurut Viman, tahapan yang berlaku tetap harus dijalankan. Ia menegaskan bahwa solusi sudah ada, tetapi pelaksanaannya masih menunggu penyelesaian administrasi agar sesuai ketentuan.

Dinas Pendidikan Siap Tindak Lanjut

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat akan membebaskan lahan seluas 4.900 meter persegi untuk akses jalan sekolah tersebut. Langkah ini menjadi tindak lanjut langsung dari arahan gubernur setelah melihat kondisi lapangan di Bungursari.

Pembukaan akses jalan dipandang penting karena menyangkut kenyamanan dan kelancaran mobilitas menuju sekolah. Dengan lahan yang telah diidentifikasi, pemerintah provinsi kini memiliki dasar untuk menyiapkan proses administrasi dan pengadaan berikutnya.

Kehadiran Dedi di lokasi sekaligus menandai perhatian pemerintah provinsi terhadap persoalan infrastruktur pendidikan di daerah. Di SMAN 11 Kota Tasikmalaya, fokus kini bergeser pada penyelesaian lahan agar akses jalan dapat segera dibangun sesuai prosedur yang berlaku.

Source: priangan.tribunnews.com
Terkait