Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMA Islam Al Azhar 9 Jogja diisi dengan aktivitas yang tidak lazim bagi siswa baru, yakni mencoba bermain golf. Kegiatan ini menjadi pintu awal sekolah untuk mengenalkan olahraga unggulan sekaligus melihat potensi prestasi peserta didik.
Golf tidak diperkenalkan semata-mata sebagai bagian dari fasilitas sekolah. SMA Islam Al Azhar 9 Jogja ingin memberi ruang bagi siswa yang berminat untuk mengenali cabang olahraga tersebut sejak awal masuk sekolah.
Golf Masuk Rangkaian MPLS
Kegiatan pengenalan golf dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas Asrama Edupark yang berada di lingkungan sekolah. Area itu digunakan untuk mendukung aktivitas olahraga bagi para peserta MPLS.
Koordinator MPLS SMA Islam Al Azhar 9 Jogja, Ahmad Latif Noor, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dikaitkan dengan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Salah satu kebiasaan yang ditekankan kepada siswa baru adalah hidup sehat melalui olahraga.
“Karena saya kebetulan guru PJOK, kami mengaitkan MPLS dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, salah satunya hidup sehat. Kebetulan kami juga punya fasilitas Asrama Edupark, sehingga kami maksimalkan untuk kegiatan tersebut,” kata Latif, seperti diberitakan detikJogja.
Pengenalan olahraga ini membuat MPLS tidak hanya berisi agenda adaptasi siswa terhadap lingkungan sekolah. Siswa baru juga mendapat gambaran mengenai kegiatan yang dapat mereka pilih dan tekuni selama masa belajar.
Ekstrakurikuler untuk Pembinaan Prestasi
Golf telah menjadi salah satu pilihan ekstrakurikuler di SMA Islam Al Azhar 9 Jogja. Karena itu, sekolah memilih mengenalkannya lebih awal agar minat dan kemampuan siswa dapat mulai terlihat.
Latif menyebut golf dipandang sebagai salah satu bidang yang bisa dikembangkan untuk pembinaan prestasi murid. Sekolah berharap pengenalan sejak MPLS dapat membantu menemukan siswa yang memiliki potensi di cabang olahraga tersebut.
Menurut dia, pemilihan golf tidak dimaksudkan untuk menunjukkan keunggulan fasilitas semata. Fokus sekolah adalah mencari peluang pembinaan bagi siswa yang berpotensi meraih prestasi.
“Karena kan kita juga bukan bermaksud sombong dan macam-macam, nggak. Tapi karena salah satu bagian dari promosi sekolah kan pastinya kita akan cari pembinaan murid yang bisa berpotensi untuk prestasi,” ujar Latif.
Selama kegiatan MPLS berlangsung, pihak sekolah juga melihat beberapa siswa yang dinilai mempunyai potensi dalam olahraga golf. Temuan awal itu dapat menjadi dasar untuk mengenalkan mereka lebih jauh pada kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia.
Mengenalkan Pilihan Kegiatan Sejak Awal
Pengenalan ekstrakurikuler golf memberi siswa baru informasi mengenai salah satu kegiatan yang bisa dikembangkan di sekolah. Aktivitas ini juga menghubungkan agenda pengenalan lingkungan sekolah dengan pembiasaan hidup sehat.
Bagi SMA Islam Al Azhar 9 Jogja, keberadaan fasilitas pendukung memungkinkan golf dimasukkan ke dalam rangkaian MPLS. Sekolah menempatkan kegiatan tersebut sebagai kesempatan bagi siswa baru untuk mengenali jalur olahraga yang berpeluang dikembangkan menjadi prestasi.
Source: news.detik.com






