BYD Sambungkan Penjualan Mobil ke Bantuan Sekolah, Programnya Kini Menjangkau 45 Kota

Author: Cung Media

BYD Motor Indonesia memperluas langkah sosialnya dengan cara yang tak biasa. Setiap mobil yang terjual kini dikaitkan dengan dukungan untuk kebutuhan sekolah, sehingga pertumbuhan bisnis ikut diarahkan ke manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Program Small Steps for Tomorrow dibawa sebagai pesan bahwa keberlanjutan tidak berhenti pada teknologi kendaraan listrik. Di tengah peluncuran BYD M6 DM-i di Jakarta, perusahaan menegaskan bahwa ekspansi elektrifikasi juga bisa dihubungkan dengan kontribusi nyata untuk pendidikan.

Penjualan Mobil Ikut Menopang Kebutuhan Pendidikan

Dengan semangat “Every Vehicle Sold, One Step for a Better Future — Responding to School Needs”, BYD ingin membuat setiap unit yang terjual ikut memberi dampak bagi pelajar di Indonesia. Pendekatan ini menempatkan penjualan mobil bukan hanya sebagai indikator bisnis, tetapi juga sebagai pintu masuk bantuan sosial.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menekankan bahwa keberlanjutan menurut perusahaan tidak cukup hanya lewat pengembangan teknologi. Manfaatnya juga, kata dia, harus bisa dirasakan masyarakat, termasuk generasi muda.

Program yang Sudah Bergerak, Lalu Diperluas

Small Steps for Tomorrow sebenarnya sudah berjalan lebih dulu sebelum diperluas ke skema yang lebih besar. Pada tahap awal, BYD menyalurkan 1.200 pasang sepatu dan tas sekolah untuk pelajar yang membutuhkan.

Distribusi itu dilakukan bertahap dan menjangkau 12 sekolah di beberapa wilayah, mulai dari Bekasi, Bogor, Depok, Serang, Semarang, Kediri, Bali, hingga Lampung. Setelah itu, BYD memperluas program bersama jaringan dealer dan mitra untuk menjangkau area yang lebih luas.

Kick-off perluasan program digelar di SDN 03 Pondok Petir, Depok, dengan kehadiran perwakilan pemerintah, mitra sosial, jaringan dealer, dan manajemen perusahaan. Target berikutnya adalah menjangkau 45 kota di Indonesia.

Pendidikan Jadi Salah Satu Poros Keberlanjutan

BYD menempatkan investasi untuk generasi muda sebagai bagian penting dari strategi keberlanjutan. Secara global, perusahaan menyebut telah mengalokasikan dana pendidikan sekitar RMB 3 miliar atau setara Rp7,9 triliun sepanjang 2024.

Dana itu diarahkan untuk mendukung pengembangan pendidikan dan teknologi melalui puluhan universitas serta museum sains di Tiongkok. BYD juga mendukung pengembangan talenta muda lewat program olahraga dan menghadirkan BYD Schools yang menyediakan jalur pendidikan hingga sembilan tahun.

Aktivitas Sosial BYD di Indonesia

Di Indonesia, pendekatan serupa dijalankan lewat sejumlah kegiatan lain yang masih terkait dengan keberlanjutan. Perusahaan tercatat memberikan dukungan untuk wilayah terdampak banjir, menanam mangrove bersama pengguna BYD, dan menjalankan program edukasi teknologi BYD Goes to Campus di sejumlah universitas.

Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, mengatakan perusahaan ingin memastikan kehadirannya memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia. Ia menegaskan bahwa teknologi dan inovasi tidak hanya hadir lewat produk, tetapi juga lewat kontribusi nyata bersama masyarakat.

Kolaborasi Jadi Kunci Dampak yang Lebih Panjang

BYD memandang perubahan besar tidak harus selalu dimulai dari program yang masif. Perusahaan menekankan pentingnya langkah sederhana yang konsisten dan melibatkan banyak pihak.

Melalui Small Steps for Tomorrow, BYD membangun pola kolaborasi antara industri, pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat. Dengan begitu, pertumbuhan penjualan diharapkan tidak hanya tercermin dari jumlah kendaraan yang keluar dari dealer, tetapi juga dari bantuan yang sampai ke sekolah-sekolah di berbagai kota.

Source: www.oto.com
Terbaru