Bendungan Sidan dan Keureuto Mulai Operasi, Pasokan Air dan Energi Ikut Mengalir

Author: Cung Media

Dua bendungan besar yang dibangun PT Brantas Abipraya (Persero) kini resmi beroperasi dan langsung menambah daftar infrastruktur yang berdampak ke air baku, irigasi, pengendalian banjir, hingga energi bersih. Bendungan Sidan di Bali dan Bendungan Keureuto di Aceh diresmikan Presiden Prabowo Subianto bersama tiga bendungan lain pada Jumat (10/7/2026).

Peresmian itu dilakukan serentak untuk lima bendungan. Presiden Prabowo meresmikan langsung Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, sementara Bendungan Keureuto, Bendungan Rukoh, Bendungan Jlantah, dan Bendungan Sidan diresmikan secara hybrid.

Bendungan Sidan, pasok air dan listrik untuk Bali

Bendungan Sidan dibangun untuk memperkuat pasokan air bersih sekaligus mendukung energi bersih. Bendungan setinggi 68 meter ini memiliki kapasitas tampung 5,76 juta meter kubik.

Brantas Abipraya menyebut fungsi utamanya mencakup penyediaan air baku sebesar 1,75 meter kubik per detik, layanan irigasi seluas 9.598 hektare melalui jaringan sepanjang 123,19 kilometer, reduksi banjir pada area seluas 108 hektare, dan pembangkit listrik 8,08 megawatt (MW).

Bendungan Lokasi Manfaat Utama Angka Penting
Sidan Bali Air baku, irigasi, pengendalian banjir, listrik 1,75 m3/detik; 9.598 hektare; 123,19 km; 108 hektare; 8,08 MW
Keureuto Aceh Utara, Aceh Air baku, irigasi, pengendalian banjir, potensi energi 650 liter/detik; 627 hektare; 179 MW; 6,3 MW

Keureuto, andalan baru pertanian Aceh Utara

Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara diproyeksikan menjadi infrastruktur pendukung sektor pertanian melalui penyediaan air bagi lahan pertanian sekaligus pengendalian banjir. Infrastruktur ini juga mampu mereduksi banjir hingga 627 hektare.

Selain itu, bendungan tersebut menyediakan air baku berkapasitas 650 liter per detik untuk Kecamatan Paya Bakong, Tanah Luas, Pirak Timu, Matang Kuli, dan Lhoksukon di Kabupaten Aceh Utara. Keureuto juga memiliki potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga surya terapung berkapasitas 179 MW serta pembangkit listrik tenaga air 6,3 MW.

Investasi jangka panjang untuk ketahanan air

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan pembangunan bendungan merupakan investasi jangka panjang untuk menjamin ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Ia juga menekankan pentingnya memastikan air benar-benar sampai kepada petani sebagai produsen pangan.

“Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai kepada petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara,” tegas Presiden.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, mengatakan pembangunan bendungan merupakan investasi jangka panjang yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurut dia, peresmian dua bendungan itu adalah wujud kontribusi perusahaan dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya penguatan ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya air nasional.

“Infrastruktur bendungan tidak hanya menyediakan air bagi sektor pertanian, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat melalui penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dian dalam siaran pers, Minggu (12/7/2026).

Brantas Abipraya menyatakan akan terus mendukung agenda pembangunan nasional melalui berbagai proyek strategis di bidang sumber daya air, jalan dan jembatan, gedung, pelabuhan, serta infrastruktur lain. Perusahaan itu juga menyebut Bendungan Sidan dan Bendungan Keureuto sebagai bagian dari komitmen menghadirkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.

Source: money.kompas.com
Terbaru