Arcfox mencoba kembali menarik perhatian pasar EV China lewat Beta T1, mobil listrik kecil yang diposisikan dengan harga lebih agresif di segmen bawah 100.000 yuan. Langkah ini memperlihatkan upaya merek milik BAIC Group itu untuk merebut pembeli yang sangat sensitif terhadap harga.
Model ini diluncurkan pada 16 Juni sebagai versi penyempurnaan dari Arcfox T1 yang hadir pada September 2025. Untuk waktu terbatas, harga awalnya ditetapkan 62.800 yuan atau sekitar $9.290, sedangkan varian tertinggi dipatok 78.800 yuan.
Harga ditekan dengan insentif tambahan
Beta T1 hadir dalam tiga varian, yaitu 350 Pro, 450 Pro, dan 450 Max. Harga subsidi sementara masing-masing adalah 62.800 yuan, 68.800 yuan, dan 78.800 yuan.
Di luar itu, Arcfox juga menyiapkan insentif pembelian sementara senilai hingga 21.000 yuan. Paket tersebut mencakup subsidi 1.000 yuan untuk asuransi lalu lintas wajib tahun pertama, sehingga biaya kepemilikan awal dibuat lebih ringan.
Pembeli turut mendapat perawatan gratis seumur hidup, garansi seumur hidup untuk sistem kelistrikan inti, serta garansi kendaraan penuh selama lima tahun atau 120.000 kilometer. Kombinasi harga rendah dan biaya kepemilikan yang lebih ringan menjadi senjata utama Arcfox untuk bersaing.
Jarak tempuh naik, tenaga tetap kompak
Beta T1 dibekali motor sinkron magnet permanen di depan dengan daya puncak 95 kW. Mobil ini memakai paket baterai 36,4 kWh dan 42,3 kWh, yang masing-masing mendukung jarak tempuh 350 kilometer dan 450 kilometer.
Dibanding model lama yang mencatat jarak maksimum 425 kilometer, versi baru ini menawarkan peningkatan. Arcfox juga sudah memberi bocoran bahwa varian dengan jarak tempuh 550 kilometer akan hadir dalam dua bulan.
Varian 550 kilometer itu menjadi sinyal bahwa Arcfox ingin memperluas daya tarik model ini ke pembeli yang membutuhkan jarak tempuh lebih panjang tanpa naik kelas ke segmen harga lebih tinggi.
Desain lebih rapi, kabin lebih kaya fitur
Secara tampilan, Beta T1 mempertahankan bahasa desain keluarga dengan lampu utama menyatu penuh di bagian depan. Garis bodinya dibuat bersih dan memakai gagang pintu semi-tersembunyi.
Perubahan paling jelas terlihat di bagian belakang, yang kini memakai lampu belakang model penuh selebar bodi. Dimensi mobil ini adalah 4.375 mm panjang, 1.860 mm lebar, dan 1.572 mm tinggi, dengan jarak sumbu roda 2.770 mm.
Panjang bodi juga bertambah dari generasi sebelumnya yang 4.337 mm. Di dalam kabin, model ini menggunakan layar kontrol tengah besar yang menjalankan sistem cerdas kendaraan α-OS.
Fitur lain mencakup pengisian daya nirkabel di baris depan, power tailgate, panoramic glass roof, pemanas kursi, dan kamera 360 derajat. Arcfox juga menambahkan sentry mode dan fungsi dashcam, lalu menjanjikan dua fitur itu untuk pemilik T1 lama melalui pembaruan OTA.
Persaingan di kelas murah makin ketat
Arcfox termasuk salah satu startup EV paling awal di China, tetapi jarang mengumumkan angka penjualan sejak 2021 setelah kinerjanya melemah. Pada 2020, merek ini masih sempat membuka data penjualan bulanan, namun setelah itu komunikasi pasar menjadi jauh lebih terbatas.
Kini, Beta T1 diposisikan sebagai alat untuk merebut kembali sorotan di pasar EV China yang sangat kompetitif. Di kelas harga bawah 100.000 yuan, model ini akan bersaing dengan kendaraan seperti BYD Dolphin, sehingga keberhasilan strategi harga dan fitur menjadi sangat penting bagi Arcfox.
