Yunani bersiap menghadapi puncak suhu ekstrem yang berpotensi mencapai 40 hingga 41 derajat Celsius di sejumlah wilayah daratan serta Pulau Kreta. Kondisi panas dan kering itu meningkatkan ancaman kebakaran hutan, terutama di kawasan dengan medan sulit dan berpotensi dilanda angin kencang.
Petugas pemadam kebakaran tetap disiagakan di sejumlah titik rawan ketika suhu terus naik. Risiko utama bukan hanya munculnya api baru, melainkan cepatnya kobaran meluas ke area hutan yang dekat dengan permukiman.
Puncak Panas Diperkirakan Terjadi Senin dan Selasa
Dinas Meteorologi Nasional Yunani memperkirakan gelombang panas yang mulai melanda sejak Sabtu akan mencapai puncaknya pada Senin dan Selasa. Wilayah daratan Yunani dan Pulau Kreta diproyeksikan mengalami temperatur tertinggi selama periode tersebut.
Observatorium Nasional Athena mencatat suhu di atas 40 derajat Celsius untuk pertama kalinya tahun ini di Konitsa, wilayah Yunani barat laut. Pada Sabtu, temperatur di kota itu mencapai 40,4 derajat Celsius.
Sejumlah daerah lain juga mencatat suhu yang mendekati 40 derajat Celsius. Catatan ini memperlihatkan sebaran Gelombang Panas Yunani yang meluas dari wilayah tengah hingga Pulau Kreta.
| Wilayah | Suhu Tercatat | Keterangan |
|---|---|---|
| Konitsa | 40,4 derajat Celsius | Yunani barat laut |
| Sparta | 39,3 derajat Celsius | Menurut ERT |
| Petrokefali | 38,9 derajat Celsius | Pulau Kreta |
| Farsala | 38,9 derajat Celsius | Yunani tengah |
Menurut laporan Beritasatu, suhu di Yunani bagian utara diperkirakan mulai turun secara bertahap pada Rabu. Penurunan temperatur yang lebih terasa secara nasional diproyeksikan terjadi pada Kamis.
Kebakaran di Salamis Sempat Dekat Permukiman
Di tengah peningkatan suhu, kebakaran sempat melanda Selinia di Pulau Salamis yang berada di sebelah barat Athena. Api telah dikendalikan, tetapi titik api baru sempat muncul di bagian selatan dari area kebakaran sebelumnya.
Pesawat pemadam kebakaran dikerahkan untuk mencegah api kembali menjalar lebih luas. Kobaran sebelumnya telah merambat ke kawasan hutan yang letaknya dekat dengan permukiman warga.
Operasi pemadaman di Salamis menghadapi tantangan karena kondisi medan yang terjal. Asap tebal juga menyelimuti sebagian area sehingga petugas tetap berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran susulan.
Wali Kota Salamis Giorgio Panagopoulos menyatakan pemerintah setempat mengevakuasi warga dan wisatawan dari kawasan Panorama A serta Panorama B. Evakuasi berlangsung aman dan tidak dilaporkan adanya korban cedera.
Api Juga Berkobar di Kawasan Hutan Yunani Utara
Kebakaran lain dilaporkan terjadi di kawasan hutan dekat Rodolivoi, wilayah Serres, Yunani utara. Sebanyak 20 personel pemadam kebakaran dikerahkan bersama delapan mobil pemadam serta mobil tangki air.
Otoritas setempat menyebut api di Rodolivoi berkobar jauh dari permukiman dan infrastruktur penting. Karena itu, kebakaran tersebut belum menimbulkan ancaman langsung bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Tim investigasi telah diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran di kawasan tersebut. Ancaman Kebakaran Hutan Yunani tetap menjadi perhatian selama suhu tinggi bertahan dan kondisi lahan semakin kering.
Pemerintah Yunani terus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca panas. Langkah pencegahan diperlukan untuk menekan kemungkinan munculnya titik api baru di wilayah yang rentan.
Source: www.beritasatu.com






