Persaingan dua flagship premium kini mengarah ke dua filosofi yang sangat berbeda. Sony Xperia 1 VIII tampil elegan dan ringkas, sementara Xiaomi 17 Ultra justru datang sebagai paket yang sulit ditolak untuk pembeli flagship umum.
Keduanya sama-sama memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, jadi pertarungan utama tidak lagi soal tenaga mentah. Perbedaan paling terasa justru muncul pada desain, baterai, kamera, layar, dan harga.
Dua pendekatan yang benar-benar berbeda
Sony tetap mempertahankan ciri khasnya lewat bodi yang lebih ramping dan mudah digenggam. Xperia 1 VIII berbobot sekitar 200 gram, memakai Gorilla Glass Victus 2 di depan, bingkai aluminium, serta rating IP65 atau IP68.
Xiaomi memilih arah yang lebih berani dan berpusat pada kamera. Xiaomi 17 Ultra hadir dengan bobot hingga 223,4 gram, material aerospace-grade glass fiber atau eco-leather, serta rating IP68 atau IP69.
Perbedaan karakter itu langsung terasa dalam penggunaan harian. Xperia 1 VIII lebih cocok untuk pengguna yang ingin flagship premium yang nyaman dipakai satu tangan, sedangkan Xiaomi 17 Ultra jelas menyasar pengalaman media dan daya tahan baterai.
Layar besar lawan format yang lebih kompak
Sony membekali Xperia 1 VIII dengan panel LTPO OLED 6,5 inci, refresh rate 120Hz, dan resolusi 1080 x 2340 piksel. Panel ini juga mendukung warna BT.2020 serta dilindungi Gorilla Glass Victus 2.
Xiaomi 17 Ultra membawa layar LTPO AMOLED 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz. Layarnya disebut sanggup mencapai kecerahan puncak 3500 nits dan sudah mendukung Dolby Vision serta HDR10+.
Di atas kertas, Xiaomi lebih unggul pada ukuran layar, kecerahan, dan kepadatan piksel 416 ppi. Sony tetap punya daya tarik lewat format yang lebih ringkas dan fokus pada pengalaman menonton film.
Performa setara, pengalaman software berbeda
Karena sama-sama memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 berbasis proses 3nm, performa dasarnya berada di level yang sama. Artinya, pembeda utamanya ada pada software dan fitur pendukung.
Sony menjalankan Android 16 yang dekat dengan stok Android dan menjanjikan hingga empat upgrade besar. Xiaomi memakai HyperOS 3 di atas Android 16 dengan pendekatan yang lebih kaya kustomisasi, meski terasa lebih padat dibanding antarmuka Sony.
Pilihan memori juga menunjukkan strategi yang berbeda. Xperia 1 VIII hadir dengan RAM 12GB atau 16GB serta penyimpanan internal 512GB hingga 1TB, sedangkan Xiaomi 17 Ultra menawarkan RAM 16GB dengan kapasitas 512GB dan 1TB.
Kamera jadi arena paling menarik
Di sektor kamera, Sony tetap membawa identitas yang kuat untuk kreator. Xperia 1 VIII mengusung tiga kamera belakang 48MP yang terdiri dari wide, periscope telephoto, dan ultrawide, plus kamera depan 12MP.
Sony juga menyertakan Zeiss optics, color spectrum sensor, dan native Sony Alpha camera support. Kombinasi ini memberi nilai lebih bagi pengguna kamera Alpha yang ingin ponsel berfungsi sebagai monitor dan perangkat pendamping.
Xiaomi 17 Ultra tampil lebih agresif lewat konfigurasi 50MP wide, 200MP continuous telephoto, dan 50MP ultrawide, serta kamera depan 50MP. Daya tarik utamanya ada pada telefoto periskop 200MP dengan continuous 3.2x hingga 4.3x optical zoom ring, plus kemampuan merekam video 8K.
Dari sisi perangkat keras murni, Xiaomi terlihat lebih fleksibel untuk foto cepat dan zoom. Sony tetap memegang posisi khas bagi pengguna yang membutuhkan kontrol kreatif dan integrasi dengan perangkat profesional.
Baterai dan harga membuat selisih makin besar
Perbedaan paling mencolok muncul pada baterai dan pengisian daya. Xperia 1 VIII membawa baterai 5000 mAh dengan pengisian kabel 30W, sedangkan Xiaomi 17 Ultra memakai baterai 6000 mAh dengan pengisian kabel 90W dan pengisian nirkabel 50W.
Untuk pengguna berat, kombinasi itu membuat Xiaomi lebih menarik. Baterai yang lebih besar dan pengisian yang jauh lebih cepat memberi keuntungan praktis yang sulit diabaikan di kelas flagship.
Sony masih punya satu keunggulan yang jarang ada di kelas ini, yaitu slot microSDXC khusus. Bagi pengguna yang sering menyimpan foto dan video dalam jumlah besar, ekspansi penyimpanan ini tetap bernilai penting.
Xiaomi menutup kekosongan itu dengan kapasitas internal yang besar, termasuk varian 512GB dan 1TB. Ponsel ini juga disebut tersedia dalam opsi penyimpanan internal hingga 2TB.
Harga ikut menguatkan posisi Xiaomi
Sony Xperia 1 VIII baru dirilis di Inggris dan belum tersedia di India. Harga varian 12GB/256GB berada di kisaran 1,80,000 Indian Rupees, sementara varian 16GB/1TB mencapai sekitar 2,30,000 Indian Rupees.
Xiaomi 17 Ultra diposisikan lebih kompetitif. Varian 16GB/512GB dibanderol 1,39,900 Indian Rupees, sedangkan versi 1TB dipatok 1,66,758 Indian Rupees.
Dengan layar lebih besar, baterai 6000 mAh, pengisian 90W, kamera telefoto 200MP, dan harga yang lebih rendah, Xiaomi 17 Ultra terlihat lebih sulit ditolak. Sony Xperia 1 VIII tetap relevan untuk pengguna yang mengutamakan bodi ringkas, microSD, dan integrasi erat dengan ekosistem Sony Alpha.
Source: tech.sportskeeda.com





