
Xiaomi 17T resmi meluncur di India sebagai penantang baru di kelas premium mid-range. Paket yang dibawa terasa agresif karena menggabungkan kamera Leica, baterai 6.500mAh, dan chipset MediaTek Dimensity 8500-Ultra dalam satu perangkat.
Di pasar yang makin padat, Xiaomi menempatkan ponsel ini sebagai opsi bergaya flagship dengan harga di bawah Rs 60,000. Strategi itu diperkuat oleh diskon instan Rs 5,000 untuk kartu bank tertentu, sehingga harga efektifnya turun menjadi Rs 54,999.
Harga dan ketersediaan
Xiaomi 17T hadir dalam dua pilihan memori di India. Varian 12GB RAM + 256GB dijual Rs 59,999, sedangkan model 12GB RAM + 512GB dibanderol Rs 64,999.
Penjualan perdana dijadwalkan mulai 30 Juni. Perangkat ini akan tersedia melalui situs resmi Xiaomi, aplikasi Xiaomi Phone Shop, dan jaringan mitra ritel perusahaan.
Kamera Leica jadi nilai jual utama
Sektor kamera menjadi salah satu fokus terbesar pada Xiaomi 17T. Di belakang, ponsel ini memakai tiga kamera dengan sentuhan Leica untuk memberi fleksibilitas lebih dalam pemotretan.
Kamera utamanya menggunakan sensor 50MP Light Fusion 800 dengan OIS. Xiaomi juga menambahkan kamera telefoto periskop 50MP dengan 5x optical zoom, yang menjadi salah satu pembeda paling menarik di kelasnya.
Lensa ketiga adalah kamera ultra-wide 12MP. Untuk kebutuhan kreatif, Xiaomi menyertakan fitur Live Portrait, Live Moment, dan telemacro dengan Leica.
Di bagian depan, tersedia kamera selfie 32MP. Kamera ini disiapkan untuk perekaman video dan pengambilan potret dari sisi depan.
Chip baru, RAM cepat, dan penyimpanan lega
Untuk urusan performa, Xiaomi 17T ditenagai MediaTek Dimensity 8500-Ultra. Xiaomi mengklaim chip ini memberi peningkatan untuk gaming, multitasking, dan pemrosesan berbasis AI.
Ponsel ini dipadukan dengan RAM LPDDR5x hingga 12GB. Penyimpanannya juga besar, mencapai 512GB dengan teknologi UFS 4.1 untuk akses data yang lebih cepat saat dipakai harian.
Kombinasi itu memperlihatkan arah Xiaomi yang ingin menghadirkan rasa flagship tanpa naik ke segmen harga yang jauh lebih tinggi. Di kelasnya, paket performa seperti ini membuat 17T terlihat siap bersaing lebih keras.
Baterai jumbo dan layar super terang
Daya tahan menjadi salah satu kekuatan lain dari Xiaomi 17T. Ponsel ini membawa baterai 6.500mAh, kapasitas yang menonjol untuk pengguna dengan aktivitas intens.
Pengisian dayanya mendukung 67W HyperCharge. Dengan bekal ini, Xiaomi menempatkan perangkat ini sebagai pilihan yang tetap cepat diisi meski punya baterai besar.
Di depan, Xiaomi 17T memakai layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 1.5K. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz untuk tampilan yang lebih mulus saat scrolling maupun bermain game.
Xiaomi juga menyebut tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3,500 nits. Layar tersebut mendukung warna 12-bit, visual level HDR, dan sertifikasi eye-care dari TÜV Rheinland.
HyperOS 3 dan fitur modern
Dari sisi perangkat lunak, Xiaomi 17T menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Sistem ini dibekali fitur AI seperti AI Writing, AI Interpreter, AI Search, dan integrasi Gemini.
Fitur pendukungnya juga lengkap untuk kelas harga ini. Xiaomi 17T membawa stereo speaker dengan Dolby Atmos, Wi-Fi 6E, sensor sidik jari di dalam layar, dan IR blaster.
Dengan kombinasi kamera Leica, baterai besar, layar terang, dan fitur AI yang lengkap, Xiaomi 17T tampil sebagai ancaman serius di segmen premium mid-range India. Paketnya dibuat seimbang untuk pengguna yang mencari performa kuat sekaligus pengalaman yang mendekati flagship.
Source: sundayguardianlive.com




