WhatsApp sedang menguji cara baru untuk menyimpan cadangan chat di iPhone, dan arah pengembangannya jelas mengarah ke kontrol yang lebih besar atas privasi pengguna. Jika fitur ini dirilis luas, backup percakapan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada iCloud, melainkan bisa dipindahkan ke cloud milik WhatsApp sendiri dengan enkripsi penuh.
Perubahan ini penting karena membuka opsi penyimpanan yang lebih fleksibel sekaligus menutup celah ketergantungan pada layanan cloud pihak ketiga. Bagi pengguna iOS, langkah ini juga berarti cadangan chat dapat dilindungi dengan sistem yang sejak awal dirancang langsung oleh WhatsApp.
Backup Chat Jadi Lebih Mandiri
Informasi mengenai uji coba ini diungkap WABetaInfo melalui WhatsApp beta versi 26.28.10.16 untuk iOS pada Selasa (14/7/2026). Sebelumnya, pada April 2026, WhatsApp juga sudah diketahui mengembangkan fitur backup chat berbasis cloud untuk Android.
Selama ini, pengguna Android umumnya mencadangkan chat ke Google Drive, sedangkan pengguna iPhone memakai iCloud. Dengan opsi baru yang diuji, WhatsApp menyiapkan jalur backup sendiri untuk kedua platform tersebut.
| Platform | Backup Chat Saat Ini | Opsi Baru yang Diuji |
|---|---|---|
| Android | Google Drive | Cloud milik WhatsApp |
| iOS | iCloud | Cloud milik WhatsApp |
Enkripsi Aktif Otomatis
Keunggulan utama dari layanan ini ada pada keamanan. Cadangan chat yang disimpan di cloud WhatsApp akan dilindungi enkripsi end-to-end secara otomatis, sehingga isi backup hanya bisa diakses pemilik akun.
WhatsApp juga menyiapkan beberapa metode pengamanan, termasuk passkey, kata sandi, atau kunci enkripsi khusus berisi 64 digit. Yang membuatnya menonjol, enkripsi pada layanan cloud WhatsApp akan aktif secara default, tidak seperti Google Drive dan iCloud yang masih memberi opsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan enkripsi cadangan chat.
WhatsApp disebut akan menyediakan ruang gratis sebesar 2 GB untuk setiap pengguna. Perusahaan juga sedang mempertimbangkan paket berbayar dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar.
Meski begitu, fitur backup cloud terenkripsi ini masih dalam tahap pengembangan untuk Android dan iOS. WhatsApp belum mengumumkan kapan layanan tersebut akan tersedia secara luas, sehingga pengguna masih perlu menunggu kepastian jadwal rilisnya.
Source: www.beritasatu.com





