Deepal S05 Tahan Jalur Campuran Jakarta-Sukabumi, Konsumsi Listriknya Cuma 11,7 kWh/100 Km

Changan Deepal S05 berhasil menunjukkan sisi yang paling menarik justru saat dibawa melewati rute campuran dengan karakter jalan yang berubah-ubah. Dalam Media Test Drive bertajuk “Extend Your Freedom”, SUV elektrifikasi ini diuji di jalur perbukitan, ruas perkotaan, hingga jalan tol.

Hasilnya bukan hanya soal performa di tanjakan atau respons saat akselerasi spontan, tetapi juga efisiensi yang tetap terjaga di kondisi berkendara nyata. Untuk pembaca yang menaruh perhatian pada mobil listrik dan elektrifikasi jarak jauh, catatan ini memberi gambaran lebih utuh tentang kemampuan Deepal S05.

Rute Berat Jadi Tolok Ukur Utama

Perjalanan dimulai dari Hotel Santika Linggarjati menuju Cirebon, dengan dominasi jalan perbukitan. Rute ini menghadirkan turunan, tikungan, dan beberapa ruas yang cukup menantang untuk sebuah SUV elektrifikasi.

Di kondisi seperti itu, Deepal S05 memperlihatkan respons akselerasi yang cepat khas kendaraan listrik. Pengendalian mobil juga tetap membantu saat harus menaklukkan tanjakan atau melakukan manuver saat kondisi jalan berubah.

Tahap PerjalananKondisi JalanFokus Pengujian
Linggarjati ke CirebonPerbukitan, turunan, tikunganRespons akselerasi dan pengendalian
Ruas menuju JakartaLalu lintas lebih padat lalu tolKenikmatan berkendara jarak jauh

Setelah melewati jalur perbukitan, rombongan melanjutkan perjalanan ke rute alternatif dengan lalu lintas lebih padat sebelum masuk ke jalan tol menuju Jakarta. Perpindahan karakter jalan ini membuat Deepal S05 diuji dalam lebih dari satu situasi berkendara sekaligus.

Fitur Tol yang Membantu Pengemudi

Saat melaju di jalan tol, Deepal S05 tampil sebagai SUV yang dirancang untuk mendukung perjalanan jarak jauh. Salah satu fitur yang menonjol adalah Integrated Adaptive Cruise Control atau IACC dan Lane Keeping Assist.

Kedua fitur itu membantu menjaga kecepatan sekaligus mempertahankan posisi mobil tetap berada di jalurnya. Dalam perjalanan panjang di jalan bebas hambatan, kombinasi seperti ini membuat ritme berkendara terasa lebih terbantu.

Deepal S05 juga dibekali Augmented Reality Head-Up Display atau AR-HUD. Informasi seperti kecepatan, navigasi panah 3D, posisi kendaraan, hingga peringatan bahaya bisa tampil langsung di kaca depan agar pandangan pengemudi tetap fokus ke jalan.

Efisiensi Dua Varian Sama-Sama Menarik

Rangkaian test drive itu juga memperlihatkan efisiensi dari dua teknologi elektrifikasi yang ditawarkan Changan. Deepal S05 BEV mencatat konsumsi listrik rata-rata 11,7 kWh/100 km.

Sementara itu, Deepal S05 REEV mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 4,3 liter/100 km atau setara 23,2 km/liter. Angka ini memberi gambaran bahwa kedua varian sama-sama diposisikan untuk efisiensi, tetapi dengan pendekatan teknologi yang berbeda.

VarianTeknologiCatatan Konsumsi
Deepal S05 BEVBattery Electric Vehicle11,7 kWh/100 km
Deepal S05 REEVRange Extended Electric Vehicle4,3 liter/100 km atau 23,2 km/liter

BEV menawarkan pengalaman berkendara sepenuhnya dengan tenaga listrik, sedangkan REEV memadukan motor listrik dengan mesin range extender. Kombinasi itu membuat Deepal S05 punya ruang pilihan yang lebih fleksibel untuk kebutuhan harian maupun perjalanan antar kota.

Pembuktian di Jalan Nyata

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menyebut rangkaian media test drive ini sebagai gambaran penggunaan Deepal S05 dalam kondisi nyata. Ia mengatakan bahwa Deepal S05 dan Deepal S05 REEV dirancang untuk memberi pengalaman berkendara yang nyaman dan aman.

Menurut Setiawan, model tersebut ditujukan untuk mobilitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh. Rute Linggarjati-Cirebon-Jakarta akhirnya menjadi panggung pembuktian bahwa SUV terbaru Changan ini mampu menghadapi karakter jalan di Indonesia dengan cukup meyakinkan.

Untuk pasar yang mulai menimbang efisiensi tanpa ingin kehilangan kenyamanan, performa Deepal S05 di rute campuran ini memberi sinyal penting. Changan menempatkan model ini sebagai opsi elektrifikasi yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga kesiapan menghadapi penggunaan nyata di jalanan Indonesia.

Source: moladin.com
Terkait