Samsung tampaknya tidak hanya menyiapkan foldable baru, tetapi juga kenaikan harga yang terasa langsung di kantong pembeli. Galaxy Z Fold 8 Ultra dilaporkan akan hadir lebih mahal di Amerika Serikat, sementara Galaxy Z Fold 8 dan model layar lebar baru disebut langsung membawa paket AI dari Google sejak awal.
Di saat harga naik, Samsung justru dikabarkan ingin memberi alasan yang lebih kuat lewat pengalaman software yang lebih agresif. Perpaduan itu membuat lini foldable berikutnya bukan sekadar soal desain lipat, tetapi juga soal nilai pakai yang ingin ditonjolkan sejak perangkat dinyalakan pertama kali.
Harga Galaxy Z Fold 8 Ultra Naik Lagi
Menurut laporan SE Daily yang dikutip Gadgets360, Samsung sedang memfinalisasi harga foldable barunya sebelum peluncuran resmi. Galaxy Z Fold 8 Ultra varian 256GB disebut akan dibanderol $2,099 di AS.
Jika angka itu akurat, harga tersebut naik $100 dibanding Galaxy Z Fold 7 yang meluncur di $1,999. Laporan yang sama menyebut kenaikan itu dipicu biaya komponen memori yang lebih mahal, meski lonjakannya masih tidak setajam perubahan harga yang belakangan sering muncul di industri smartphone.
| Model | Varian | Harga Bocoran di AS | Catatan |
|---|---|---|---|
| Galaxy Z Fold 8 Ultra | 256GB | $2,099 | Naik $100 dari Galaxy Z Fold 7 |
| Galaxy Z Wide Fold | 256GB | $1,899 | Foldable lebih lebar dengan rasio 4:3 |
Gemini Intelligence Langsung Jadi Andalan Baru
Galaxy Z Fold 8 Ultra dan foldable lebar yang masih tentatif disebut Galaxy Z Wide Fold disebut akan menjadi smartphone pertama yang dikirim dengan One UI 9.0 dan Google Gemini Intelligence. Fitur ini memungkinkan pengguna memberi satu permintaan untuk memicu tindakan di beberapa aplikasi sekaligus.
Paket software itu bisa menjadi pembeda penting untuk menahan efek dari harga yang makin tinggi. Samsung tampaknya ingin menjual bukan hanya perangkat lipat premium, tetapi juga cara kerja yang terasa lebih pintar sejak pemakaian pertama.
Foldable Lebih Lebar untuk Produktivitas
Selain Fold 8 Ultra, Samsung juga disebut menyiapkan model dengan fokus layar lebih luas bernama sementara Galaxy Z Wide Fold. Layar bagian dalamnya dikabarkan memakai rasio 4:3 untuk memberi ruang yang lebih lega saat bekerja maupun menikmati konten.
Model ini disebut akan dijual seharga $1,899 untuk varian 256GB. Dengan pendekatan layar yang lebih lebar, Samsung tampaknya mengarah ke pengalaman yang lebih nyaman untuk produktivitas, bukan hanya sekadar desain yang premium.
Spesifikasi Awal yang Sudah Beredar
Bocoran sebelumnya menyebut Galaxy Z Fold 8 kemungkinan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 SoC dan baterai 4,800mAh. Sistem kameranya diperkirakan membawa dua sensor 50-megapiksel di bagian belakang.
Untuk Galaxy Z Fold 8 Ultra, chipset yang disebut adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Perangkat ini juga dikabarkan membawa baterai 5,000mAh dan tiga kamera belakang yang terdiri dari sensor utama 200-megapiksel, kamera ultra-wide 50-megapiksel, serta kamera telephoto 10-megapiksel dengan zoom optik 3x.
| Model | Chipset yang Disebut | Baterai | Kamera Belakang |
|---|---|---|---|
| Galaxy Z Fold 8 | Snapdragon 8 Elite Gen 5 SoC | 4,800mAh | 2 x 50MP |
| Galaxy Z Fold 8 Ultra | Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy | 5,000mAh | 200MP + 50MP ultra-wide + 10MP telephoto 3x |
Sementara itu, Galaxy Z Flip 8 diperkirakan memakai chipset Snapdragon di pasar tertentu seperti Amerika Utara, sedangkan wilayah lain kemungkinan mendapat varian Exynos. Samsung disebut akan memperkenalkan jajaran foldable barunya pada acara Galaxy Unpacked tanggal 22 Juli.
Source: www.gadgets360.com




