
VinFast resmi memulai produksi MPV listrik tujuh penumpang VF MPV 7 di pabrik Subang, Jawa Barat. Langkah ini langsung menegaskan ambisi perusahaan untuk memperkuat basis manufaktur sekaligus memperluas jejaknya di pasar kendaraan listrik Indonesia.
Kehadiran model ini juga menjadi sinyal bahwa VinFast makin serius membangun lini produksi lokal. Sebelumnya, pabrik VinFast di Indonesia sudah merakit VF 3, VF 5, VF 6, dan VF 7.
Posisi baru di portofolio VinFast
CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto menyebut VF MPV 7 sebagai model penting dalam portofolio kendaraan listrik perusahaan di Indonesia. Ia menilai produksi perdana dari pabrik Subang menjadi tonggak lokalisasi untuk memperkuat daya saing.
VF MPV 7 hadir sebagai versi premium dari lini Limo Green. Mobil ini mendapat pengembangan pada desain, fitur, dan teknologi, tetapi tetap membawa karakter MPV menengah dengan pendekatan desain modern khas VinFast.
Kabin tujuh penumpang dan fitur utama
Secara dimensi, VF MPV 7 memiliki panjang 4.740 mm, lebar 1.872 mm, tinggi 1.734 mm, serta wheelbase 2.840 mm. VinFast mengklaim ukuran tersebut memberi ruang kabin lapang untuk tujuh penumpang.
Di bagian interior, mobil ini memakai layar infotainment 10,1 inci yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Kabinnya juga dibekali setir D-cut berlapis kulit, electronic gear selector di kolom kemudi, dan jok berbahan kulit sintetis premium.
Fitur kenyamanan lain mencakup pendingin udara otomatis dengan filter PM2.5. Sistem ventilasinya juga menjangkau hingga baris ketiga.
Performa listrik dan pengisian daya
VF MPV 7 mengandalkan motor listrik berkekuatan 150 kW atau setara 201 hp dengan torsi 280 Nm. Tenaga itu dipadukan dengan baterai 60,2 kWh yang diklaim mampu membawa mobil menempuh jarak hingga 450 kilometer berdasarkan standar NEDC.
VinFast juga menyematkan teknologi fast charging pada model ini. Dengan fitur tersebut, baterai bisa diisi dari 10 persen ke 70 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Untuk kebutuhan harian, mobil ini dibekali virtual assistant berbahasa Indonesia. Ada juga rear parking assist, rear-view camera, cruise control, dan layanan pengelolaan kendaraan jarak jauh melalui aplikasi smartphone.
Harga mulai Rp345 juta
Di Indonesia, VF MPV 7 dipasarkan mulai Rp420 juta untuk versi kepemilikan baterai on the road Jakarta. Ada pula versi berlangganan baterai yang dijual mulai Rp345 juta dengan biaya langganan mulai Rp880 ribu per bulan.
Skema ini membuat harga awal VF MPV 7 terlihat lebih rendah bagi konsumen yang memilih opsi berlangganan baterai. VinFast juga memberikan cashback Rp16 juta untuk 2.000 konsumen pertama VF MPV 7.
Selain itu, pelanggan VinFast di Indonesia mendapat fasilitas pengisian daya gratis di stasiun V-Green hingga 31 Maret 2029. Paket harga, insentif awal, dan produksi lokal ini menjadi kombinasi penting untuk mendorong posisi VF MPV 7 di segmen MPV listrik Indonesia.
Dorongan produksi lokal
Produksi VF MPV 7 di Subang memperlihatkan arah strategi VinFast yang makin fokus pada perakitan di dalam negeri. Kehadiran model tujuh penumpang ini menambah pilihan di jajaran kendaraan listrik VinFast yang sudah lebih dulu dirakit di Indonesia.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran VF MPV 7 membawa dua pesan sekaligus, yakni perluasan pilihan MPV listrik dan penguatan komitmen investasi manufaktur. Dengan harga mulai Rp345 juta pada skema langganan baterai, model ini langsung masuk ke persaingan segmen yang makin ramai.
Source: www.cnnindonesia.com




