Veda Ega Pratama menunjukkan salah satu penampilan paling menonjol di Moto3 Ceko 2026 setelah finis di posisi lima besar meski memulai balapan dari grid ke-20. Hasil itu langsung mengangkat namanya dalam persaingan perebutan rookie terbaik musim ini.
Start jauh dari ideal tidak membuat pebalap muda asal Gunungkidul itu bermain aman. Ia justru tampil agresif sejak lampu start menyala dan terus berusaha menutup jarak dengan rombongan depan.
Pergerakan Cepat dari Barisan Belakang
Situasi awal balapan memang tidak menguntungkan karena Veda terkena sanksi usai dinilai melambatkan sepeda motornya saat kualifikasi. Meski begitu, pebalap binaan Astra Honda tersebut segera membangun ritme untuk mengejar kelompok terdepan yang bergerak rapat sejak awal lomba.
Balapan kelas ringan itu berlangsung sengit dengan Max Quiles, Alvaro Carpe, dan David Almansa sempat berada di depan. Veda bahkan sempat tersingkir dari 10 besar sebelum perlahan kembali mendekat dan masuk ke pertarungan posisi penting.
Momentum terbaiknya datang pada putaran kelima ketika ia naik ke peringkat keenam. Pada lap yang sama, Veda juga mencatat waktu lap tercepat, tanda bahwa kecepatannya tetap terjaga saat mengejar para pesaing di depan.
Duel Ketat Hingga Garis Finish
Pada lap keenam, Veda kembali membuat manuver penting dengan menyalip Alvaro Carpe dan Casey O’Gorman. Ia bahkan sempat mengamankan posisi podium ketiga setelah melewati Uriarte, sebelum persaingan di barisan depan berubah lagi beberapa saat kemudian.
Tekanan terus datang pada putaran kedelapan ketika ia turun ke urutan keenam setelah dilewati Carpe dan Hakim Danish. Namun Veda tetap bertahan di kelompok terdepan dan terlibat dalam duel rapat yang berlangsung hingga akhir lomba.
Di depan, Brian Uriarte, Maximo Quiles, David Almansa, Hakim Danish, Alvaro Carpe, dan Veda Pratama saling bertukar posisi dalam persaingan yang ketat. Hakim Danish akhirnya menang, disusul Brian Uriarte di posisi kedua dan Maximo Quiles di tempat ketiga.
Veda menutup balapan di posisi kelima dan membawa pulang 11 poin. Tambahan angka itu membuatnya menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 82 poin.
Peluang Rookie Terbaik Makin Terbuka
Hasil di Ceko juga membuat posisi Veda dalam perebutan rookie terbaik semakin kuat. Ia kini berada di peringkat kedua klasemen pendatang baru, tepat di bawah Brian Uriarte dan masih unggul atas Hakim Danish yang berada di posisi ketiga.
Urutan klasemen rookie setelah GP Ceko 2026 menempatkan Brian Uriarte di puncak dengan 92 poin. Veda membuntuti di posisi kedua dengan 82 poin, sementara Hakim Danish mengoleksi 73 poin.
Dengan jarak poin yang masih bisa dikejar dan performa yang terus membaik, hasil finis lima besar dari posisi start ke-20 menjadi modal penting bagi Veda. Penampilan itu menunjukkan bahwa ia bukan hanya mampu bertahan dalam tekanan, tetapi juga sanggup menjadi ancaman nyata dalam perebutan predikat rookie terbaik musim ini.







