Lionel Messi kembali menjadi pembeda saat Argentina menaklukkan Austria 2-0 pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Texas. Hasil itu membuat Argentina memimpin klasemen sementara Grup J dengan enam poin.
Yang menarik, kemenangan tersebut datang setelah Messi lebih dulu gagal mengeksekusi penalti pada menit kelima. Argentina tetap tenang, lalu mengubah pertandingan yang sempat tegang menjadi milik mereka sendiri.
Messi bangkit setelah penalti yang gagal
Peluang emas Argentina muncul ketika Lautaro Martinez dilanggar di kotak terlarang. Messi maju sebagai eksekutor, tetapi sepakan kaki kirinya justru melebar ke sisi kanan gawang yang dikawal Alexander Schlager.
Kegagalan itu tidak memengaruhi peran Messi sebagai penentu hasil akhir. Pada menit ke-39, ia menyambut umpan tarik Facundo Medina dan mencetak gol pembuka Argentina.
Gol itu punya arti besar karena membuat kapten Argentina tersebut resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Rekornya kini berada di angka 17 gol, melampaui catatan Miroslav Klose.
Austria mencoba menekan, Argentina tetap lebih efektif
Setelah turun minum, Austria mencoba membalas lewat tekanan yang lebih agresif. Marcel Sabitzer sempat mendapat peluang pada menit ke-54, tetapi Emiliano Martinez sigap mematahkan ancaman itu.
Argentina kemudian merespons dengan aksi individu Messi dan beberapa ancaman dari Nico Gonzalez. Di sisi lain, tim asuhan Lionel Scaloni menjaga kendali pertandingan dan memaksa Austria terus bertahan.
Kepastian kemenangan hadir pada masa injury time babak kedua. Bola muntah hasil tendangan Julian Alvarez yang sempat diblok pertahanan Austria disambar Messi menjadi gol kedua Argentina.
Tambahan gol itu sekaligus menggenapkan koleksi gol Piala Dunia Messi menjadi 18. Argentina pun menutup laga dengan tiga poin penuh dan melanjutkan langkah mulus mereka di fase grup.
Di klasemen Grup J, Austria tertahan dengan tiga poin. Sementara itu, Yordania dan Aljazair masih belum meraih poin setelah rangkaian pertandingan awal grup.







