Usyk Selamat Lewat TKO Kontroversial, Rico Tumbang Di Ronde Ke-11 Dan Protes Mengikuti

Oleksandr Usyk mempertahankan sabuk WBC kelas berat setelah menang TKO atas Rico Verhoeven dalam duel di Giza, Mesir, pada Minggu pagi WIB. Kemenangan itu langsung memicu perdebatan karena Rico masih sempat berdiri saat hitungan wasit baru sampai lima sebelum laga dihentikan.

Pertarungan ini terasa jauh lebih sulit bagi Usyk dari dugaan banyak orang. Ia datang kembali ke ring setelah mengalahkan Daniel Dubois pada Juli 2025, tetapi kali ini justru harus menghadapi tekanan agresif dari lawan yang sejak awal tampil dominan.

Rico bikin Usyk kehilangan ritme

Rico, yang dikenal sebagai kick boxer asal Belanda, tampil berani dan terus menekan sejak ronde pertama. Serangan-serangannya membuat Usyk tidak leluasa memakai pola bertarung yang biasanya ia andalkan.

Jab yang selama ini jadi senjata utama Usyk juga tidak bekerja dengan mulus. Ia kemudian lebih sering mencari celah lewat uppercut dan hook untuk meredam tekanan lawan.

Ronde ke-11 jadi titik balik

Perubahan besar terjadi pada ronde ke-11 saat Usyk melancarkan kombinasi straight dan uppercut. Pukulan itu menjatuhkan Rico hingga berlutut di atas kanvas dan membuat wasit langsung memulai hitungan.

Rico memang masih mampu berdiri sebelum hitungan mencapai lima. Namun, laga tetap berjalan dan Usyk segera menekan lagi setelah melihat lawannya mulai melemah.

Usyk lalu meluncurkan rangkaian pukulan lanjutan. Sebagian pukulannya mengenai kepala Rico, sementara sebagian lain tertahan oleh tangan Rico yang dipakai sebagai pelindung.

Keputusan wasit memicu kontroversi

Wasit menilai Rico sudah berada dalam kondisi berbahaya jika pertarungan diteruskan. Meski pukulan Usyk dikenal tidak terlalu keras secara individual, kombinasinya dianggap cukup mengancam untuk menghentikan duel.

Saat keputusan TKO diambil, wasit langsung memeluk Rico di tengah ring. Rico menggelengkan kepala sebagai tanda tidak menerima keputusan itu, tetapi laga sudah dinyatakan selesai.

Usyk akhirnya dinyatakan menang pada ronde ke-11. Hasil ini membuat sabuk kelas berat WBC tetap berada di tangannya, sekaligus menjaga status tak terkalahkannya tetap utuh.

Duel keras sejak awal

Laga ini memang tidak berjalan satu arah. Rico mampu membuat Usyk keluar dari zona nyaman dan memaksa sang juara bertahan bekerja lebih keras dari biasanya.

Agresivitas Rico menjadi faktor utama yang mengubah alur pertarungan. Usyk yang biasanya tampil rapi dan tenang terlihat kesulitan menemukan tempo terbaik di banyak fase laga.

Kontroversi yang muncul setelah penghentian pertandingan membuat duel ini semakin ramai dibicarakan. Di satu sisi, Usyk tetap mencatat kemenangan penting dan mempertahankan sabuknya, tetapi di sisi lain keputusan wasit meninggalkan tanda tanya bagi kubu Rico.

Source: www.cnnindonesia.com
Terkait