Politeknik Statistika STIS menawarkan pendidikan tanpa biaya bagi peserta yang lolos seleksi. Daya tarik utamanya adalah peluang penempatan kerja di Badan Pusat Statistik (BPS) setelah lulus.
Namun, kesempatan tersebut disertai komitmen ikatan dinas yang panjang. Mahasiswa wajib menjalani ikatan dinas selama dua kali masa pendidikan ditambah satu tahun.
Bagi siswa kelas 12 SMA/SMK, STIS menjadi salah satu sekolah kedinasan yang layak dipantau menjelang pembukaan pendaftaran. Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh sebelumnya memberi sinyal pendaftaran sekolah kedinasan 2026 dibuka pada Juli.
Peluang jabatan dan golongan lulusan
STIS merupakan sekolah kedinasan milik BPS yang kini bernama Politeknik Statistika STIS. Program pendidikan di kampus ini menyiapkan tenaga statistik dan komputasi statistik untuk lingkungan BPS.
Lulusan dari program tertentu berpeluang diangkat ke jabatan fungsional dengan golongan II/c hingga III/a. Jenjang jabatan tersebut berbeda sesuai program studi yang ditempuh selama pendidikan.
| Program Studi | Gelar Lulusan | Jabatan Fungsional | Golongan |
|---|---|---|---|
| D3 Statistika | Ahli Madya Statistika (A.Md. Stat.) | Statistisi Terampil | II/c |
| D4 Statistika | Sarjana Terapan Statistika (S.Tr. Stat.) | Statistisi Ahli Pertama | III/a |
| D4 Komputasi Statistik | Sarjana Terapan Statistika (S.Tr. Stat.) | Pranata Ahli Pertama | III/a |
Penempatan lulusan mengikuti pilihan formasi yang dipilih saat pendaftaran. Setelah diangkat menjadi PNS, lulusan juga tidak mengajukan pindah sekurang-kurangnya selama tujuh tahun, kecuali untuk kebutuhan organisasi.
Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80
Calon peserta perlu memberi perhatian khusus pada nilai Matematika kelompok A atau Umum dan Bahasa Inggris. Nilai kedua mata pelajaran itu minimal 80,00 dalam skala 1 sampai 100.
Nilai dapat dilihat dari ijazah atau rapor semester ganjil kelas 12. STIS membuka kesempatan bagi lulusan maupun siswa kelas 12 SMA, MA, SMK, dan MAK dari semua jurusan.
Batas usia pendaftar adalah minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun pada 1 September di tahun pendaftaran. Peserta juga harus sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.
Calon mahasiswa tidak boleh buta warna, meski rabun jauh dan atau rabun dekat masih dapat ditoleransi di bawah ukuran 6 dioptri. STIS juga tidak mencantumkan persyaratan tinggi badan untuk pendaftar SMA/SMK.
Status perkawinan menjadi ketentuan lain yang harus diperhatikan. Peserta harus belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan hingga pengangkatan sebagai PNS.
Pendaftar tidak boleh sedang terikat dinas dengan instansi lain atau pernah menjadi mahasiswa Politeknik Statistika STIS. Mereka yang lolos seleksi wajib mematuhi aturan kampus dan menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas.
Tahapan seleksi dan pilihan jalur
Informasi penerimaan STIS 2025 yang dikutip Kompas menyebut proses seleksi dimulai dari seleksi administrasi dan Seleksi Kompetensi Dasar. Tahap berikutnya mencakup tes Matematika, psikotes dan wawancara, serta seleksi kesehatan dan kebugaran.
Penerimaan mahasiswa baru STIS 2025 menyediakan tiga jalur, yakni Reguler, Afirmasi, dan Pembibitan. Jalur Reguler terbuka bagi putra dan putri dari seluruh wilayah Indonesia yang memenuhi syarat umum.
Jalur Afirmasi ditujukan bagi putra dan putri Orang Asli Papua di Provinsi Papua, Papua Barat, serta wilayah pemekarannya. Peserta jalur ini wajib memenuhi persyaratan umum dan khusus, termasuk Surat Keterangan Orang Asli Papua dari Majelis Rakyat Papua atau Masyarakat Adat Papua.
Sementara itu, jalur Pembibitan diperuntukkan bagi peserta dari kabupaten atau kota mitra kerja sama. Daerah tersebut meliputi Kampar, Indragiri Hilir, Penukal Abab Lematang Ilir, Mesuji, Tabalong, Tanah Laut, dan Tapin.
Peserta jalur Pembibitan harus membuktikan domisili melalui KTP atau Kartu Keluarga. Bukti asal kelahiran orang tua kandung menggunakan akta kelahiran peserta serta KTP atau Kartu Keluarga orang tua.
Calon pendaftar perlu menunggu pengumuman resmi BKN mengenai pembukaan sekolah kedinasan 2026. Ketentuan penerimaan Politeknik Statistika STIS juga dapat dipantau melalui laman SPMB STIS.







