Delapan kepala kejaksaan tinggi mendapat penugasan baru dalam rotasi yang ditetapkan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Pergantian ini menjangkau delapan provinsi, dari Aceh dan Lampung hingga Sulawesi Selatan serta Kepulauan Riau.
Perubahan paling menonjol terjadi pada posisi pimpinan di Aceh dan Sulawesi Selatan. Teuku Rahmatsyah dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Aceh, sedangkan Muhammad Syarifuddin ditunjuk sebagai Kajati Sulawesi Selatan.
Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 831 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia. Dokumen itu bertanggal 22 Juli 2026 dan ditandatangani langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan adanya mutasi jabatan di lingkungan Korps Adhyaksa. Ia menyebut langkah itu merupakan bagian dari promosi, rotasi, dan penyegaran organisasi.
Delapan Penugasan Baru
Jabatan baru para pejabat tersebut tersebar di wilayah Sumatra, Kalimantan, Jawa, hingga Sulawesi. Berikut daftar delapan pimpinan Kejaksaan Tinggi yang masuk dalam keputusan mutasi tersebut.
| No. | Nama | Jabatan Baru |
|---|---|---|
| 1 | Muhammad Syarifuddin | Kajati Sulawesi Selatan |
| 2 | Sri Kuncoro | Kajati Daerah Istimewa Yogyakarta |
| 3 | Chatarina Muliana Girsang | Kajati Kalimantan Timur |
| 4 | Teuku Rahmatsyah | Kajati Aceh |
| 5 | Sukarman Sumarinton | Kajati Kalimantan Selatan |
| 6 | Herry Hermanus Horo | Kajati Banten |
| 7 | Taufan Zakaria | Kajati Lampung |
| 8 | Transiswara Adhi | Kajati Kepulauan Riau |
Perpindahan dari Lampung ke Aceh
Teuku Rahmatsyah sebelumnya bertugas sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung. Dalam mutasi kali ini, ia naik penugasan untuk memimpin Kejaksaan Tinggi Aceh.
Posisi Kajati Lampung yang sebelumnya dijabat Danang Suryo Wibowo kini dipercayakan kepada Taufan Zakaria. Pergantian ini menjadi bagian dari rangkaian pengisian jabatan pimpinan di daerah.
Di Kalimantan Timur, jabatan Kajati kini diemban Chatarina Muliana Girsang. Sementara Sukarman Sumarinton mendapat tugas baru sebagai Kajati Kalimantan Selatan.
Sri Kuncoro ditunjuk memimpin Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penugasan baru lain diberikan kepada Herry Hermanus Horo sebagai Kajati Banten dan Transiswara Adhi sebagai Kajati Kepulauan Riau.
Perubahan di Sulawesi Selatan
Muhammad Syarifuddin menggantikan Sila Haholongan di posisi Kajati Sulawesi Selatan. Setelah itu, Sila Haholongan dipercaya menduduki jabatan Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung.
Perpindahan tersebut menunjukkan bahwa rotasi tidak hanya menyasar pimpinan Kejaksaan Tinggi di daerah. Sejumlah penugasan juga berkaitan dengan pengisian jabatan struktural di lingkungan Kejaksaan Agung.
Menurut Anang Supriatna, pengisian posisi yang kosong diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar. Hal itu terutama berkaitan dengan pelayanan dan penegakan hukum yang menjadi tugas institusi kejaksaan.
Rotasi juga disebut sebagai bagian dari pembinaan karier pegawai di lingkungan Korps Adhyaksa. Penyegaran organisasi diharapkan dapat meningkatkan kinerja para pejabat yang mendapat amanah baru di wilayah masing-masing.
Source: news.detik.com






