PT United Tractors Tbk atau UNTR kembali menarik perhatian investor setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 1.663 per saham. Total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp 5,92 triliun dan berasal dari laba bersih konsolidasian perseroan sebesar Rp 14,8 triliun.
Keputusan ini memperkuat reputasi UNTR sebagai emiten yang agresif dalam menyalurkan keuntungan kepada pemegang saham. Pembagian tersebut juga menunjukkan bahwa perseroan masih menjaga ruang bagi investor untuk memperoleh imbal hasil dari kinerja bisnis yang solid.
Rincian pembagian dividen UNTR
Presiden Direktur UNTR, Iwan Hadiantoro, mengatakan penggunaan laba bersih konsolidasian telah disetujui untuk dibagikan dalam bentuk dividen tunai. Ia menyebut nilai dividen mencapai Rp 1.663 per lembar saham atau setara dengan maksimal Rp 5,92 triliun.
Pembagian itu tidak dilakukan sekaligus dalam satu tahap. Sebelumnya, UNTR telah menyalurkan dividen interim sebesar Rp 567 per saham, sedangkan sisa dividen final yang masih menjadi hak pemegang saham adalah Rp 1.096 per lembar.
Berikut rincian utamanya:
- Dividen tunai per saham: Rp 1.663
- Dividen interim: Rp 567 per saham
- Dividen final: Rp 1.096 per saham
- Total dividen tunai: Rp 5,92 triliun
- Laba bersih konsolidasian: Rp 14,8 triliun
Jadwal penting bagi investor
UNTR menetapkan hak atas dividen final hanya untuk pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 28 April 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei 2026.
Bagi investor ritel, tanggal pencatatan menjadi penentu utama karena saham yang dimiliki sebelum tanggal tersebut berhak atas pembagian dividen. Setelah itu, kesempatan untuk memperoleh dividen final dari aksi korporasi ini tidak lagi terbuka.
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Dividen tunai per saham | Rp 1.663 |
| Dividen interim | Rp 567 per saham |
| Dividen final | Rp 1.096 per saham |
| Total dividen | Rp 5,92 triliun |
| Laba bersih konsolidasian | Rp 14,8 triliun |
| Tanggal pencatatan | 28 April 2026 pukul 16.00 WIB |
| Tanggal pembayaran | 18 Mei 2026 |
Nilai dividen masih bisa berubah
Manajemen UNTR menyampaikan bahwa total dividen masih berpotensi mengalami penyesuaian. Hal ini terkait program pembelian kembali saham atau buyback yang masih berjalan dan bisa memengaruhi jumlah saham yang berhak menerima dividen hingga tanggal pencatatan.
Kondisi semacam ini cukup umum dalam aksi korporasi perusahaan terbuka. Jika jumlah saham beredar berubah, nilai total dividen yang akhirnya dibagikan juga dapat menyesuaikan.
Strategi bisnis tetap diarahkan ke transisi energi
Di luar pembagian dividen, UNTR juga menegaskan fokus pada strategi keberlanjutan melalui prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG. Perseroan menjalankan 10 Aspirasi Keberlanjutan 2030 dengan target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen untuk lingkup satu dan dua.
UNTR juga menargetkan bauran energi terbarukan mencapai 22 persen serta program pemberdayaan masyarakat yang menjangkau 750.000 penerima manfaat. Arah ini penting karena perusahaan terus memperluas portofolio di luar batubara untuk menghadapi perubahan lanskap energi global.
Langkah itu menunjukkan manajemen tidak hanya menyalurkan keuntungan lewat dividen, tetapi juga menjaga ketahanan bisnis jangka panjang. Penguatan portofolio usaha, disiplin modal, dan agenda keberlanjutan menjadi faktor yang terus diawasi pasar dalam menilai prospek UNTR ke depan.







