Peluang transfer teknologi dari Swiss dapat memperkuat ambisi KEK Kesehatan Sanur di Bali untuk menyediakan layanan medis berstandar internasional. Langkah ini penting bagi Indonesia yang ingin mengurangi arus pasien yang selama ini memilih berobat ke Singapura.
Genolier Innovation Hub (GIH) menyatakan terbuka menjalin kemitraan dengan Indonesia, mulai dari riset medis hingga pelatihan dokter. Bentuk kolaborasi nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit dan tenaga kesehatan di Indonesia.
Ekosistem Medis dalam Satu Lokasi
GIH berada di Kanton Vaud, Swiss, sekitar 20 menit dari Bandara Jenewa dan sekitar 2,5 jam perjalanan dari Zurich. Pusat inovasi seluas 25.000 meter persegi ini diresmikan pada September 2024.
Menurut Money Kompas, fasilitas tersebut dibangun untuk mempertemukan dokter, peneliti, dan pelaku industri kesehatan dalam satu ekosistem. Fokusnya mencakup penelitian translasional, pengembangan solusi inovatif, serta pendidikan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan.
Penelitian translasional menjadi fondasi penting karena bertujuan membawa hasil inovasi dari laboratorium menuju praktik klinis. Pendekatan ini membuat pengembangan teknologi kesehatan lebih dekat dengan kebutuhan dokter dan pasien.
Stephanie Crown, penanggung jawab kegiatan pelatihan di GIH, menjelaskan pusat tersebut memadukan keunggulan klinis, pendidikan medis, kesehatan digital, kecerdasan buatan, dan robotika. Kombinasi itu ditujukan untuk menjembatani produk laboratorium dengan kebutuhan nyata di layanan kesehatan.
Ortopedi dan Radio-Onkologi Jadi Peluang Utama
Peningkatan kapasitas dokter, transfer teknologi, dan riset bersama menjadi cakupan yang dapat dibicarakan dengan KEK Kesehatan Sanur. Dua bidang yang disebut memiliki peluang kuat ialah ortopedi dan radio-onkologi.
| Fasilitas di GIH | Fokus Utama | Potensi untuk Indonesia |
|---|---|---|
| Accuray | Radio-onkologi presisi tinggi | Pelatihan teknologi terapi radiasi |
| GE HealthCare | Fasilitas pelatihan kesehatan | Peningkatan kapasitas tenaga medis |
| United Orthopedic Corporation | Pelatihan ortopedi | Pengembangan keahlian dokter dan tenaga kesehatan |
Di fasilitas Accuray, GIH memiliki teknologi radio-onkologi presisi tinggi, termasuk mesin CyberKnife. Teknologi ini dapat menyesuaikan pengobatan dengan gerakan pernapasan pasien sehingga paparan radiasi terhadap sel sehat dapat diminimalkan.
Delegasi dari Indonesia juga meninjau pusat pelatihan dan showroom United Orthopedic Corporation yang digunakan oleh tenaga kesehatan dari berbagai negara. Selain ruang laboratorium dan operasi, GIH mempunyai auditorium imersif 270 derajat untuk acara medis, budaya, dan politik internasional.
Usulan Kunjungan Dokter ke Swiss
GIH menyarankan agar delegasi dokter dari Indonesia melakukan kunjungan lanjutan ke Swiss. Pertemuan langsung dinilai dapat membuka pembahasan mengenai rancangan kemitraan yang paling sesuai bagi kebutuhan layanan kesehatan di dalam negeri.
Peluang kerja sama tersebut dibahas saat kunjungan delegasi jurnalis Grup Media Kompas dan perwakilan Kedutaan Besar RI untuk Swiss pada Jumat, 26 Juni 2026. Agenda itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Swiss.
GIH dibangun dengan investasi CHF 100 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun. Kehadiran Mayo Clinic yang telah bermitra dengan GIH dan juga hadir di Bali berpotensi membuka ruang sinergi lebih kuat bagi pengembangan layanan di Sanur.
Jika kemitraan terealisasi, keahlian dan teknologi dari Swiss dapat menjadi penguat ekosistem layanan kesehatan Indonesia. Pengembangan tersebut berpotensi memberi pasien dalam negeri pilihan perawatan yang lebih kompetitif tanpa harus mencari layanan medis ke luar negeri.
