Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberi pesan tegas kepada Garda Pemuda Partai NasDem agar tidak sekadar menjadi organisasi pendukung. Ia meminta kader muda berada di barisan depan sebagai mata dan telinga partai dalam menghadapi dinamika politik.
Pesan itu disampaikan saat penutupan Kongres II sekaligus peringatan HUT ke-15 Garda Pemuda Partai NasDem di Ancol, Jakarta. Surya menilai peran anak muda akan sangat menentukan kemampuan Indonesia menghadapi perubahan zaman.
Kader Muda Diminta Siap Menghadapi Gelombang
Menurut Surya, perjalanan politik selalu memunculkan pasang surut yang dapat menguji ketahanan organisasi. Tantangan tersebut bisa datang dari luar maupun dari dalam, sehingga konsolidasi tidak boleh hanya menjadi slogan.
“Garda Pemuda harus benar-benar mempersiapkan diri, melakukan konsolidasi secara totalitas, berada di front terdepan. Mata dan telinganya Partai NasDem adalah Garda Pemuda itu sendiri,” tegas Surya.
Ia meminta Garda Pemuda membaca kelemahan organisasi dan menyiapkan respons terhadap setiap perubahan. Optimisme, menurutnya, perlu disertai keberanian untuk menghadapi cobaan yang muncul dalam perjalanan politik.
Surya menempatkan generasi muda sebagai kelompok yang harus merebut serta mengelola masa depan Indonesia. Ia mempertanyakan mengapa Indonesia belum sepenuhnya dapat menyejajarkan diri dengan bangsa lain yang telah mendekati kedaulatan dalam berbagai aspek kehidupan.
Kegelisahan tersebut, menurutnya, perlu dijawab melalui penyiapan manusia yang mampu menghadapi kebutuhan masa depan. Tantangan bangsa tidak hanya berkaitan dengan cepatnya perubahan zaman, tetapi juga kualitas generasi penerusnya.
Tekad dan Karakter Jadi Bekal Regenerasi
Surya menilai bangsa tidak bisa terus menggantungkan harapan kepada kelompok usia yang telah lanjut. Energi, tekad, dan keberanian anak muda disebut menjadi modal penting untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar.
Ia meminta kader muda mengoptimalkan seluruh kemampuan yang dimiliki, termasuk semangat, karakter, kecakapan, dan keuletan. Bekal itu dipandang penting bagi anak muda yang ingin berperan sebagai penerus bangsa.
“Orang muda harus mengoptimalkan seluruh daya kemampuan yang ada pada dirinya; tekad, semangat, karakter, kemampuan, dan keuletan,” ujar Surya Paloh.
Partai NasDem, kata Surya, sejak awal membawa gagasan perubahan melalui pendidikan politik, peningkatan kualitas manusia, dan regenerasi kepemimpinan. Dalam kerangka itu, Garda Pemuda diposisikan sebagai ruang strategis untuk menyiapkan kader muda di berbagai daerah.
Ia juga menekankan pentingnya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kaum muda agar dapat bertumbuh dalam proses transformasi regenerasi. Wawasan serta pemahaman kader muda dinilai akan memengaruhi optimisme masyarakat terhadap peran NasDem.
Prananda Surya Paloh Kembali Pimpin Garda Pemuda
Kongres II Garda Pemuda Partai NasDem mengukuhkan kembali Prananda Surya Paloh sebagai Ketua Umum. Forum tersebut juga menetapkan delapan resolusi strategis untuk menjadi arah kerja kepengurusan baru.
Delapan resolusi itu mencakup penguatan sumber daya manusia, demokrasi, ekonomi kerakyatan, serta ketahanan pangan dan energi. Organisasi juga menaruh perhatian pada pendidikan, kepastian hukum, diplomasi kepemudaan, dan pembangunan olahraga.
Prananda menyatakan kepengurusan baru akan langsung memulai kerja organisasi setelah kongres. Prioritas awalnya adalah menyusun kepengurusan DPP dan memastikan delapan program prioritas berjalan dari tingkat pusat hingga daerah.
“Momentum bersejarah ini menjadi awal bagi kami untuk langsung bekerja,” ujar Prananda.
Menurut pemberitaan Medcom.id, resolusi kongres tersebut menjadi pijakan Garda Pemuda untuk memperkuat konsolidasi dan kaderisasi di seluruh daerah. Surya menutup arahannya dengan mengingatkan kader muda agar tidak gentar menghadapi ujian dalam perjuangan organisasi.
“Kalau takut dilanda ombak, jangan pernah berumah di tepi pantai,” pesan Surya. Pesan itu diletakkan sebagai pegangan bagi kader muda untuk tetap bergerak dalam kehidupan organisasi dan berbangsa.
Source: www.medcom.id






