Setengah Juta Lamaran di Nyari Gawe Jabar, 493 Pencari Kerja Sudah Diterima

Aplikasi Nyari Gawe milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat menarik perhatian besar dari pencari kerja. Sejak diluncurkan pada Oktober hingga 10 April, platform ini mencatat 374.567 pencari kerja terdaftar dan 518.213 lamaran kerja masuk.

Data tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap layanan pencarian kerja digital terus meningkat. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka atau Kim Agung, menyebut pengguna aplikasi tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, tetapi juga dari luar provinsi.

Lamaran yang Sudah Bergerak ke Tahap Rekrutmen

Masuknya ratusan ribu lamaran tidak berhenti di tahap pendaftaran. Dari total lamaran yang masuk, 1.198 pelamar sedang ditinjau perusahaan, 2.016 pelamar sudah menjalani wawancara, dan 493 pelamar telah diterima bekerja.

Angka itu memperlihatkan bahwa Nyari Gawe berfungsi sebagai kanal rekrutmen yang aktif. Platform ini tidak hanya menampung data pelamar, tetapi juga mempertemukan mereka dengan perusahaan yang membuka posisi kerja secara langsung.

Aktivitas Rekrutmen di Nyari Gawe

Berikut rangkaian data utama yang tercatat di aplikasi tersebut:

  1. 374.567 pencari kerja terdaftar.
  2. 518.213 lamaran kerja sudah dikirim.
  3. 1.198 pelamar sedang ditinjau perusahaan.
  4. 2.016 pelamar sudah diwawancara.
  5. 493 pelamar telah diterima kerja.

Jumlah itu memperlihatkan bahwa proses rekrutmen berjalan dari awal hingga tahap akhir. Dengan alur yang lebih terpusat, pencari kerja dapat memantau peluang kerja tanpa harus datang ke banyak kanal informasi secara terpisah.

71 Perusahaan dan 337 Lowongan Tersedia

Saat ini, ada 71 perusahaan yang membuka lowongan di aplikasi Nyari Gawe. Total lowongan yang tersedia mencapai 337 judul pekerjaan, dengan variasi posisi yang cukup luas.

Jenis pekerjaan yang dibuka mencakup chef, telemarketing, staf akunting, hingga dokter umum. Ragam lowongan ini membuat platform tersebut bisa menjangkau lulusan dengan latar pendidikan dan pengalaman yang berbeda-beda.

Aduan Pengguna Juga Ditangani

Pemprov Jawa Barat juga mencatat adanya aduan dari pengguna aplikasi, dan seluruhnya ditangani agar layanan tetap berjalan. Kim Agung menyebut kendala yang masuk meliputi masalah log in, input data, lupa akun, OTP, hingga keluhan terkait informasi lowongan.

Total aduan yang telah ditangani mencapai 51 kasus. Penanganan ini penting karena pengalaman pengguna sering ditentukan oleh kelancaran akses teknis, terutama saat proses melamar kerja berlangsung cepat dan kompetitif.

Dorongan Akses Kerja Digital

Tingginya jumlah pelamar memberi gambaran bahwa kebutuhan terhadap akses kerja yang praktis masih sangat besar. Nyari Gawe hadir sebagai jalur digital yang mempermudah pencari kerja melihat peluang baru sekaligus membantu perusahaan menjaring kandidat dari ruang yang lebih luas.

Dengan puluhan perusahaan aktif, ratusan lowongan tersedia, dan ratusan pelamar sudah masuk ke tahap diterima, aplikasi ini mulai menunjukkan peran yang lebih nyata dalam pasar kerja Jawa Barat. Jika tren ini berlanjut, Nyari Gawe berpeluang menjadi salah satu sarana rekrutmen digital yang semakin penting bagi pencari kerja dan pelaku usaha di daerah tersebut.

Source: news.detik.com
Terkait