Serangan DDoS Makin Sulit Diprediksi, IDCloudHost Perkuat Tameng Digital Hingga 1 Tbps

Ancaman serangan DDoS terus naik kelas, dan tekanan itu mendorong penyedia infrastruktur digital memperkuat pertahanan lebih dini. IDCloudHost menjawab tantangan tersebut dengan menggandeng StormWall untuk memperbesar kapasitas mitigasi anti-DDoS hingga 1 Tbps di kawasan regional.

Langkah ini penting karena banyak bisnis kini bergantung pada layanan digital yang harus tetap stabil agar operasional tidak terganggu. Dengan mitigasi yang dilakukan lebih awal, trafik berbahaya diharapkan bisa dihentikan sebelum mencapai server pelanggan.

Serangan yang Makin Sulit Diprediksi

Chief Technology Officer IDCloudHost Faisal Reza menilai pola serangan DDoS saat ini jauh lebih kompleks dan masif dibanding sebelumnya. Kondisi itu membuat kebutuhan proteksi berkapasitas besar dan respons cepat menjadi semakin mendesak.

Menurut Faisal, kolaborasi dengan StormWall diarahkan untuk menghadirkan proteksi yang mampu merespons serangan secara real-time. Fokusnya bukan hanya memblokir trafik berbahaya, tetapi juga menjaga pelanggan tetap bisa menjalankan bisnis tanpa gangguan.

Mitigasi Dini Lewat Kapasitas Regional 1 Tbps

IDCloudHost menaikkan kapasitas proteksi regional hingga 1 Tbps atau 1.000 Gbps. Kapasitas ini disalurkan melalui node scrubber di Singapura, Hong Kong, dan Jakarta agar penyaringan trafik berjalan cepat dan stabil saat serangan meningkat.

Model distribusi tersebut membantu sistem memilah trafik berbahaya sebelum masuk lebih jauh ke server tujuan. Dengan cara itu, layanan pelanggan memiliki peluang lebih besar untuk tetap responsif meski menghadapi serangan berskala besar.

Tiga Lapisan Perlindungan untuk Beragam Risiko

Layanan Anti-DDoS IDCloudHost dibangun dalam tiga lapisan perlindungan utama, yaitu website protection, server protection, dan network protection. Setiap lapisan disiapkan untuk menangani risiko pada level infrastruktur yang berbeda sesuai kebutuhan pelanggan.

Pada level website, sistem melakukan filtering trafik untuk menurunkan beban server agar akses tetap terjaga saat terjadi lonjakan permintaan akibat serangan. Pada level server, proteksi mencakup layanan TCP dan UDP tanpa pembatasan port maupun volume trafik serangan.

Filtering ini berjalan pada layer 3 hingga layer 5 model OSI. Skema tersebut dipakai untuk menghadapi beragam jenis serangan DDoS agar server tetap stabil di tengah tekanan trafik tinggi.

Analisa Real-Time dan Proteksi Otomatis

Di level jaringan, sistem melakukan analisa trafik secara real-time untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan lebih cepat. IDCloudHost juga menyediakan proteksi DNS, notifikasi otomatis, dan dukungan API agar pelanggan dapat memantau kondisi jaringan dan merespons ancaman dengan sigap.

Perusahaan menyebut DDoS Protection Network diberikan secara inklusif kepada seluruh pelanggan tanpa pembatasan trafik maupun port. Sistem proteksi juga berjalan otomatis sejak layanan aktif, sehingga pengguna tidak perlu melakukan konfigurasi tambahan.

IDCloudHost turut memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk mendeteksi anomali trafik, menganalisis pola serangan, dan memprediksi potensi ancaman sebelum serangan terjadi. Pendekatan ini dipakai untuk mempercepat identifikasi serangan yang bentuknya terus berubah.

Faisal mengatakan fokus perusahaan adalah menghadirkan solusi yang siap digunakan dan memberi dampak nyata bagi bisnis. Ia juga menyebut kapasitas hingga 1 Tbps di regional itu diperkuat dengan dukungan teknologi global hingga lebih dari 5 Tbps.

Ditujukan untuk Sektor dengan Trafik Tinggi

Kolaborasi IDCloudHost dan StormWall menyasar sektor-sektor yang memiliki potensi trafik tinggi seperti perbankan, penyedia layanan internet atau ISP, pendidikan, dan pemerintahan. Kebutuhan perlindungan di sektor itu dinilai tinggi karena gangguan layanan dapat langsung berdampak pada aktivitas publik dan bisnis.

Selain perlindungan teknis, perusahaan juga menyiapkan technical support 24 jam dan layanan konsultasi. Dukungan ini diberikan agar pelanggan bisa menyesuaikan perlindungan dengan skala infrastruktur yang digunakan dan tetap mendapat respons saat muncul indikasi serangan.

Source: teknologi.bisnis.com
Terkait