Sepeda Listrik Makin Dekat ke Anak Sekolah, Dishub Batang Pasang Peringatan Keras

Author: Cung Media

Dinas Perhubungan Kabupaten Batang memperketat edukasi keselamatan sepeda listrik karena kendaraan ini kian akrab digunakan anak usia sekolah. Fokus utamanya sederhana, mencegah kecelakaan sebelum kebiasaan pakai yang salah terlanjur dianggap normal.

Pesan yang dibawa juga tegas: sepeda listrik bukan kendaraan bebas pakai di jalan umum. Dishub Batang menekankan alat transportasi ini hanya boleh digunakan di kawasan tertentu, seperti lingkungan permukiman dan jalan desa.

Edukasi Disasar ke Siswa dan Orang Tua

Sosialisasi dilakukan dengan menyasar siswa dan orang tua melalui berbagai materi edukasi, termasuk pamflet yang dipasang di sekolah-sekolah. Cara ini dipilih agar pesan keselamatan lebih mudah diterima di lingkungan yang paling dekat dengan aktivitas anak.

Bambang Pamungkas, Kepala Bidang Angkutan, Keselamatan Jalan dan Perlintasan Sebidang Dishub Kabupaten Batang, menyoroti kebiasaan anak-anak yang kerap berboncengan saat bermain sepeda listrik. Menurut dia, perilaku itu meningkatkan risiko kecelakaan karena konstruksi sepeda listrik berbeda dengan sepeda motor.

Aturan Utama Ketentuan Keterangan
Lokasi penggunaan Tidak boleh di jalan umum Hanya di kawasan tertentu
Contoh lokasi Lingkungan permukiman dan jalan desa Menjadi area yang disebut dalam sosialisasi
Usia minimal 12 tahun Berlaku bagi pengguna sepeda listrik
Kecepatan maksimal 25 kilometer per jam Batas penggunaan yang diingatkan Dishub

Dasar Aturan yang Dijadikan Acuan

Sosialisasi yang digencarkan Dishub Batang merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Aturan itu menjadi dasar edukasi agar masyarakat memahami batasan penggunaan sepeda listrik secara lebih jelas.

Selain soal lokasi, usia, dan kecepatan, penggunaan helm juga masuk dalam pesan keselamatan yang ditekankan. Dishub menilai perlengkapan itu penting untuk membantu meminimalkan risiko cedera kepala jika terjadi kecelakaan.

Bambang menyebut helm sangat penting untuk melindungi kepala saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Melalui edukasi ini, Dishub Batang berharap keselamatan pengguna, terutama anak-anak, bisa lebih terjamin saat sepeda listrik makin sering ditemui di lingkungan sekolah dan permukiman.

Source: jateng.antaranews.com
Terbaru