Argentina nyaris pulang dengan tangan hampa setelah tertinggal dua gol dari Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, Tim Tango menolak menyerah dan memaksakan hasil imbang 2-2 lewat gol Lionel Messi pada menit-menit akhir.
Hasil itu menjaga peluang Argentina tetap terbuka di fase gugur yang berlangsung tegang sejak awal laga. Mesir sempat memegang kendali lewat permainan cepat dan efisien, sementara Argentina harus bekerja keras untuk keluar dari tekanan.
Mesir sempat memegang kendali
Mesir langsung memberi pukulan awal melalui gol Yasser Ibrahim pada menit ke-14. Keunggulan cepat itu membuat Argentina harus mengejar sejak fase awal pertandingan.
Situasi Argentina bahkan sempat memburuk ketika Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-20. Tendangannya ditepis Mostafa Shoubir, dan peluang emas untuk menyamakan skor pun hilang.
Meski tertinggal, Argentina tetap mencoba menekan. Julián Álvarez dan Alexis Mac Allister sempat mendapat kesempatan, sementara satu tembakan Messi juga mengenai tiang gawang.
Gol dianulir, lalu Mesir menambah tekanan
Memasuki babak kedua, Mesir sempat memperlebar tekanan lewat Mostafa Ziko. Golnya pada menit ke-12 sempat dianulir VAR karena pelanggaran dalam proses serangan.
Ziko akhirnya benar-benar mencatatkan gol kedua Mesir pada menit ke-21 setelah menerima assist Mohamed Salah dalam serangan cepat. Skor 2-0 membuat Argentina berada dalam posisi yang jauh lebih sulit.
| Momen | Tim | Detail |
|---|---|---|
| Menit 14 | Mesir | Yasser Ibrahim membuka keunggulan |
| Menit 20 | Argentina | Messi gagal penalti, ditepis Mostafa Shoubir |
| Menit 21 babak kedua | Mesir | Mostafa Ziko mencetak gol kedua setelah assist Mohamed Salah |
| Menit 33 babak kedua | Argentina | Cristian Romero memperkecil ketertinggalan dari sepak pojok Messi |
| Menit 83 | Argentina | Messi menyamakan skor lewat sepakan voli |
Messi menebus kegagalan
Argentina terus mencari celah dan akhirnya memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Cristian Romero pada menit ke-33. Gol itu lahir dari sepak pojok yang dikirim Messi dan menjadi titik balik penting bagi Tim Tango.
Tekanan Argentina berlanjut hingga menit-menit akhir, lalu mereka mendapat momen yang paling ditunggu. Messi menebus kegagalan penalti dengan sepakan voli dari dalam kotak penalti pada menit ke-83 untuk membuat skor kembali imbang 2-2.
Hasil ini menjadikan duel Argentina kontra Mesir salah satu laga paling dramatis di babak 16 besar. Meski sempat berada di ujung tekanan, Argentina menunjukkan daya juang besar untuk menjaga asa mereka tetap hidup.
