Robert Kiyosaki Sindir Sistem Yang Gagal, Pesan Tajamnya Menyentuh Generasi Muda

Author: Cung Media

Robert Kiyosaki kembali memicu perhatian setelah menanggapi gerakan protes tak biasa di India yang dikenal sebagai Cockroach Janata Party atau CJP. Penulis Rich Dad Poor Dad itu memakai momen tersebut untuk menegaskan kritik yang menurutnya sudah ia suarakan selama lebih dari dua dekade.

Gerakan itu muncul setelah komentar kontroversial yang dikaitkan dengan ketua mahkamah agung India dalam sebuah sidang memicu kemarahan di internet. Meski kemudian dijelaskan bahwa pernyataan itu ditujukan kepada orang dengan ijazah palsu, bukan generasi muda secara umum, respons publik terlanjur berkembang cepat.

Protes Yang Menyebar Cepat

Kiyosaki menyoroti terbentuknya CJP oleh Abhijeet Dipke, lulusan Boston University, yang segera meluncurkan akun media sosial dan situs web setelah isu itu ramai dibicarakan. Dalam waktu singkat, gerakan tersebut mengumpulkan jutaan pengikut secara daring.

CJP juga menggelar demonstrasi di New Delhi yang berfokus pada kemarahan atas skandal pendidikan dan kebocoran soal ujian. Aksi itu ikut menuntut pengunduran diri menteri pendidikan Dharmendra Pradhan.

Pesan Kiyosaki Tentang Generasi Muda

Menurut Kiyosaki, kisah di India mencerminkan masalah yang lebih luas di banyak negara. Ia menilai anak muda selama ini dijanjikan bahwa pendidikan, kerja keras, dan jalur karier tradisional akan membawa stabilitas keuangan.

Namun, yang mereka hadapi justru pasar kerja yang lebih lemah, beban utang yang meningkat, dan peluang ekonomi yang menyusut. “The system failed. And they are noticing,” tulis Kiyosaki saat menyinggung tantangan yang dihadapi anak muda di India, Amerika Serikat, dan Inggris.

Ia juga menilai kecerdasan buatan dan media sosial mempercepat kesadaran publik terhadap kelemahan ekonomi dan kelemahan institusi. Bagi Kiyosaki, itu menjadi tanda bahwa generasi muda semakin berani menantang lembaga yang dianggap gagal memenuhi harapan mereka.

Sikapnya Soal Uang Dan Aset

Beberapa hari sebelum komentar tentang CJP, Kiyosaki juga mengeluarkan pernyataan terpisah di X. Ia memperingatkan adanya pihak yang diduga memakai namanya untuk mempromosikan investasi.

Pada 18 Mei, ia menulis bahwa pengacaranya telah mengirim pemberitahuan Cease and Desist kepada pihak yang menggunakan namanya untuk menyatakan investasi yang ia rekomendasikan. Ia menegaskan bahwa meski rutin mengungkapkan investasi pribadi, ia tidak memberi saran investasi individual dan tidak menganggap dirinya penasihat keuangan.

Kiyosaki juga mengatakan masih memegang emas, perak, Bitcoin, Ethereum, minyak, dan sapi yang menurutnya sudah ia miliki selama bertahun-tahun. Ia menegaskan tidak berinvestasi di saham publik, obligasi, 401(k), atau IRA, sambil terus berargumen bahwa aset alternatif bisa memberi perlindungan dari kelemahan sistem keuangan global.

Data pasar yang disebutkan dalam komentar itu menunjukkan Bitcoin turun 30% tahun ini dan diperdagangkan di $61,769.96, sementara Ether turun 45% ke $1,649.23. Emas turun hampir 3% ke $4,256.97 per ons, perak turun 12% ke $65.14 per ons, sedangkan minyak justru melonjak lebih dari 50% tahun ini dengan WTI di $88.18 per barel dan Brent di $91.46 per barel.

Terbaru