Al Ghazali menjalani malam yang berbeda saat diminta mengisi posisi Tyo Nugros bersama Dewa 19 di Unifi Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Tampil dadakan di panggung besar, ia mengaku sempat gugup, tetapi kesempatan itu juga menjadi kehormatan baginya.
Kejutan itu datang setelah Tyo Nugros berhalangan hadir karena dicekal pergi ke luar negeri oleh pihak imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, saat hendak berangkat. Situasi mendadak itu membuat kursi drummer harus segera diisi agar konser tetap berjalan.
Latihan Singkat, Lalu Naik Panggung
Al mengatakan dirinya hanya sempat berlatih singkat bersama Dewa 19 sebelum tampil. Ia menyebut momen itu terasa dadakan, meski dua hari sebelumnya sempat ikut nge-jam bersama band tersebut saat latihan.
“Benar-benar dadakan dan untungnya H-2 sempat iseng nge-jam bareng Dewa waktu latihan. Alhamdulillah semua berjalan lancar,” tulis Al Ghazali melalui akun Instagram @alghazali7.
Latihan singkat itu membantu Al menyesuaikan diri dengan cepat di atas panggung. Meski menggantikan drummer yang sudah lama dikenal publik, ia tetap bisa menjalankan penampilan bersama Dewa 19 tanpa hambatan berarti.
Energi Penonton Malaysia Bantu Redam Grogi
Al juga menyoroti sambutan hangat Baladewa dan Baladewi Malaysia yang memenuhi konser tersebut. Menurutnya, antusiasme ribuan penonton membuat rasa nervous perlahan berubah menjadi lebih nyaman saat tampil.
“Buat kalian Baladewa Baladewi Malaysia. Antusiasme kalian luar biasa, awal sempat nervous tetapi karena energi kalian semua jadi terasa nyaman! Thank you Malaysia!” tulisnya.
Respons itu memperlihatkan bahwa dukungan penonton ikut membantu kelancaran penampilan mendadak tersebut. Di tengah situasi yang serba cepat, Al mampu menuntaskan tugasnya bersama Dewa 19 di Kuala Lumpur.
Perubahan Mendadak yang Menambah Cerita Konser
Peran Al sebagai pengganti Tyo Nugros menambah cerita di luar setlist konser Dewa 19 malam itu. Pergantian personel secara mendadak menunjukkan bagaimana pertunjukan tetap bisa dilanjutkan meski menghadapi kendala tak terduga.
Bagi Al Ghazali, momen itu bukan sekadar tampil menggantikan drummer lain. Situasi tersebut menjadi ujian singkat atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, dan ia berhasil melewatinya dengan dukungan latihan dadakan serta sambutan hangat dari penonton Malaysia.
