Richard Scolyer Dimakamkan, Warisan Besarnya Terasa dari Keluarga hingga Australia

Ribuan orang memenuhi Sydney Opera House untuk memberi penghormatan terakhir kepada Richard Scolyer, ilmuwan kanker yang juga pernah menyandang gelar Australian of the Year. Memorial itu memperlihatkan satu hal yang paling kuat: warisan Scolyer bukan hanya pada dunia medis, tetapi juga pada keluarga, sahabat, dan pasien yang pernah mendapat harapan darinya.

Suasana perpisahan dipenuhi tangis, tawa, dan cerita hangat dari orang-orang terdekat. Bagi keluarga, Richard bukan sekadar tokoh publik, melainkan suami, ayah, dan sahabat yang selalu hadir dengan energi besar dan kehangatan yang sulit dilupakan.

Keluarga mengenang sosok yang selalu dekat

Istri Richard, Katie Nicholl, mengenang suaminya sebagai pribadi yang mudah akrab dengan siapa pun. Ia mengatakan Richard punya cara membuat orang merasa nyaman, sambil memancarkan kebaikan hati yang terasa tulus.

Katie juga bercerita tentang kencan pertama mereka yang tidak direncanakan. Keduanya bersepeda dan menjalani petualangan yang berlangsung berjam-jam, momen yang menurutnya menjadi gambaran kehidupan mereka bersama yang penuh tawa.

Ketiga anak mereka, Emily, Matt, dan Lucy, ikut berbagi kenangan yang sangat personal. Lucy menyebut sang ayah sebagai pendukung terbesar yang mendorongnya mencoba banyak hal, sementara Matt mengenang kehadiran Richard yang nyaris tak pernah absen di pertandingan sepak bolanya.

Emily menekankan bahwa di balik banyak pencapaian besar, dari prestasi profesional hingga triathlon dan multisport internasional, Richard selalu menempatkan keluarga sebagai prioritas utama. Ia juga mengingat suara nyanyian ayahnya di mobil saat antar-jemput sekolah dan kebiasaan Richard ikut tampil dalam film rumahan keluarga dengan penuh semangat.

Sahabat, kolega, dan pemimpin negara memberi penghormatan

Di antara para sahabat, Jim Finlay mencairkan suasana dengan menyebut Richard sebagai “bloody good bloke”. Ia mengatakan dirinya beruntung bisa mengenal sisi Richard yang tak selalu terlihat publik, termasuk kecintaan mereka pada triathlon, half-Ironman, sepak bola, dan musik dari Midnight Oil, Hoodoo Gurus, serta Paul Kelly.

Profesor John Thompson, sesama onkolog dan sahabat dekat, menggambarkan Richard sebagai ilmuwan berbakat yang baik, setia, penuh semangat, dan selalu ingin tahu. Thompson juga menyinggung pesan terakhir Richard kepada bangsa itu, yakni “think bold and brave”, yang menurutnya tetap relevan bagi Australia.

Perdana Menteri Anthony Albanese memimpin penghormatan dan menyebut momen itu sebagai kehormatan besar. Ia menggambarkan Richard sebagai sosok dengan keberanian, rasa ingin tahu, kemurahan hati, dan kebaikan hati.

NSW Premier Chris Minns juga berbicara dengan nada emosional. Ia mengenang Richard sebagai seseorang dengan cinta hidup yang luar biasa, tetapi pergi terlalu cepat setelah meninggalkan warisan untuk memberi orang lain lebih banyak waktu dan lebih banyak kehidupan.

Dampak terbesar ada pada pasien yang mendapat harapan baru

Di antara ribuan pesan yang dibacakan dan ditinggalkan para pelayat, kisah-kisah pasien menunjukkan pengaruh Richard yang sangat nyata. Salah satunya datang dari seorang ayah yang anaknya didiagnosis melanoma stadium 4 dan hanya diberi waktu hidup beberapa bulan, sebelum imunoterapi memberi hasil yang mengubah segalanya.

Pesan lain di papan tributes menggambarkan Richard sebagai “Aussie hero” dan “top bloke”. Kalimat singkat itu mencerminkan betapa luas dampak kerja ilmiahnya bagi keluarga-keluarga yang pernah bergantung pada terobosan pengobatan melanoma.

Richard meninggal pada 7 Juni setelah tiga tahun melawan kanker otak. Sebelumnya ia dinobatkan sebagai co-Australian of the Year 2024 bersama Georgina Long atas pendekatan perawatan melanoma yang mereka pionirkan bersama.

Musik, simbol, dan penghormatan terakhir di Sydney

Upacara memorial diisi penampilan Peter Garrett dan Kate Miller-Heidke, yang masing-masing membawakan lagu pilihan untuk menghormati Richard. Hamish Macdonald, yang memandu acara, menyebut Richard sebagai penggemar berat Midnight Oil dan mengatakan lagu favoritnya selalu berasal dari katalog band itu.

Di panggung memorial, benda-benda pribadi seperti sepatu Ugg, sepeda, alat ilmiah, dan akubra dipajang sebagai simbol perjalanan hidupnya. Governor-General Sam Mostyn mengatakan Richard memimpin dengan keberanian, kerendahan hati, kemurahan hati, dan keterbukaan.

Mostyn juga mengenang momen ketika Richard bertemu Raja Charles III dan memberikan sebuah akubra, yang menegaskan pesan pencegahan dan keselamatan dari sinar matahari. Simbol itu menjadi pengingat atas advokasinya dalam kanker kulit dan edukasi publik.

Sebelum memorial dimulai, puluhan pesepeda berjersey ungu melintas di jalan-jalan Sydney dalam prosesi penghormatan. Sepeda milik Richard bahkan dipasang di atas mobil Lexus putih, sementara anggota Tour de Cure menyambut iring-iringan itu di dekat Opera House.

Warisan riset yang terus dilanjutkan

Chris O’Brien Lifehouse chief clinical officer dan direktur riset Lisa Horvath menyebut Richard sebagai sosok “indefatigable” yang tidak pernah berhenti berpikir dan bekerja. Ia mengatakan Richard selalu ingin menemukan pertanyaan penelitian berikutnya, bahkan saat menjalani hidup yang sangat padat.

Chief executive Chris O’Brien Lifehouse, Michael Boyer, mengatakan Richard meninggalkan budaya kerja yang berorientasi pada solusi dan semangat untuk terus mencoba. Sebagai penghormatan jangka panjang, lembaga itu mengumumkan posisi riset kanker otak baru atas nama Richard Scolyer.

Horvath menjelaskan hibah senilai $5,9 juta itu akan mendanai tim riset, kursi riset kanker otak, mahasiswa PhD, dan perluasan uji klinis. Kursi tersebut akan menjadi kolaborasi antara Chris O’Brien Lifehouse, University of Sydney, dan Royal Prince Alfred Hospital.

Ia berharap posisi itu diisi oleh clinician scientist yang kuat pada riset sekaligus tetap fokus pada pasien. Tujuannya adalah melahirkan ide-ide baru yang bisa diterjemahkan menjadi perawatan baru bagi kanker otak dan memberi lebih banyak pilihan bagi pasien di masa depan.

Source: www.news.com.au
Terkait