
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perdamaian di Timur Tengah tidak akan tercapai tanpa solusi dua negara. Pesan itu ia sampaikan di Paris, di tengah pembicaraan yang juga menyoroti pentingnya stabilitas kawasan bagi energi dunia dan rantai pasok global.
Pernyataan tersebut menempatkan konflik Timur Tengah bukan hanya sebagai isu regional, tetapi sebagai persoalan yang ikut memengaruhi kepentingan banyak negara. Prabowo menyebut ketegangan di kawasan itu punya dampak langsung terhadap perekonomian global dan keamanan internasional.
Timur Tengah dan efek ke ekonomi dunia
Dalam pandangannya, stabilitas Timur Tengah sangat penting karena berkaitan dengan energi dunia serta kelancaran rantai pasok. Ia menilai gangguan di kawasan itu dapat merembet jauh melampaui wilayah konflik.
Karena itu, isu Timur Tengah tidak bisa diperlakukan sebagai urusan politik biasa. Prabowo menegaskan bahwa dampaknya menjangkau banyak sektor dan ikut menentukan situasi global.
Dukungan untuk solusi dua negara
Prabowo juga menyoroti posisi Prancis yang disebutnya sebagai salah satu pelopor di Eropa dalam mendorong solusi dua negara. Ia mengaku gembira karena Prancis ikut mengajak sejumlah negara di Eropa dan Barat untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
Ia menegaskan bahwa Indonesia memandang keadilan bagi rakyat Palestina sebagai bagian penting dari jalan menuju perdamaian. Prabowo bahkan menyampaikan bahwa tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara dan tanpa keadilan bagi rakyat Palestina.
Peran Indonesia dan Prancis
Di tengah situasi global yang disebutnya penuh ketidakpastian dan konflik, Prabowo menilai Indonesia dan Prancis dapat mengambil peran positif. Kedua negara dinilai bisa mendorong langkah yang mendukung perdamaian dunia.
Ia juga mengatakan Indonesia akan terus mendorong semua upaya untuk menjaga perdamaian. Sikap itu sejalan dengan pandangannya bahwa penyelesaian konflik harus ditempuh lewat pendekatan yang adil dan memberi ruang bagi kedua pihak.
Pertemuan di Paris
Pernyataan Prabowo disampaikan saat kunjungan kerja ke Prancis. Dalam rangkaian agenda di Paris, ia bertemu Presiden Emmanuel Macron di Istana Elysee dan mendapat sambutan hangat dari pemimpin Prancis tersebut.
Pertemuan itu ikut menegaskan hubungan yang dinilai hangat antara Indonesia dan Prancis. Selain membahas Timur Tengah, kedua negara juga disebut akan membicarakan kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan dan energi.
Isu Timur Tengah menjadi salah satu titik temu penting dalam percakapan kedua negara karena menyangkut kepentingan yang lebih luas dari sekadar hubungan bilateral. Sikap Prabowo memperlihatkan dorongan Indonesia agar penyelesaian konflik tetap bertumpu pada keadilan, kemerdekaan Palestina, dan solusi dua negara sebagai dasar perdamaian yang berkelanjutan.
Source: www.viva.co.id




